GROBOGAN.NEWS Semarang

Pasar Rakyat di Grobogan Digelar Go Digital, Penasaran Inilah Tujuan Digelarnya Pasar Rakyat Virtual

Bupati Grobogan Sri Sumarni didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pradana Setyawan saat meninjau produk UMKM saat dibukanya Pasar Rakyat Virtual di di Gedung Wisuda Budaya, Purwodadi, Grobogan, Jumat (04/06). Ist

PURWODADI, GROBOGAN.NEWS-Pandemi mendorong masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan serta adaptasi kebiasaan baru sebagai cara untuk mencegah penyebaran covid-19.

Tak ada yang bisa menghindari kondisi ini, termasuk pedagang dan ekosistem pasar rakyat sebagai salah satu pihak yang terkena dampak.

Di sisi lain dampak pandemi Covid-19 juga telah menghantam segala sektor termasuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Dalam menghadapi situasi saat ini, Pemerintah Kabupaten Grobogan kerja keras memutus mata rantai Covid-19 pun terus digulirkan.

Di sisi lain, saat ini Pemkab Grobogan terus berupaya keras membangkitkan sektor perekonomian.

Baca Juga :  16 Pegawai PN Semarang Kena Corona, Tiga Taman di Kota Semarang Ditutup Sementara

Dalam situasi pandemi Covid- 19, Pemkab Grobogan membuka pasar rakyat secara virtual. Launching Pasar Rakyat yang dilakukan di Gedung Wisuda Budaya, Purwodadi, Grobogan, Jumat (04/06).

Gelaran ini merupakan program inovatif yang diluncurkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan.

Dalam peresmian tersebut turut hadir Bupati Grobogan beserta jajaranya, Forkopimda, Kepala OPD, Direktur BUMD dan anggotanya.

Dalam launching peresmian Pasar Rakyat Virtual ini, Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, berharap semoga kedepannya Pasar Rakyat bisa membantu kebutuhan masyarakat Kabupaten Grobogan yang khususnya warga ekonomi menengah ke bawah.

Baca Juga :  Info Penting ! Inilah Delapan Ruas Jalan di Kota Semarang yang Ditutup, Catat Pengalihan Arusnya

Hal itu lantaran dalam pasar rakyat tersebut harganya lebih terjangkau, selain itu masyarakat Kabupaten Grobogan juga menanti-nanti adanya pasar rakyat itu.

“Pasar rakyat ini dibuka lain daripada yang lain selain secara virtual, mungkin ada perbedaan tersendiri. Mungkin dari barang yang akan diperjual belikan atau pengunjung yang membeli barang,” terang dia.

“Semoga dalam pasar rakyat ini bisa membantu roda perekonomian dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Grobogan,” imbuh Sri Sumarni.

Luncurkan Aplikasi Dalmadi Center

Sementara itu, dalam pembukaan gelaran Pasar Rakyat Virtual, Pemkab Grobogan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan meluncurkan aplikasi/platform digital Dalmadi Center.

Baca Juga :  Pasien Covid-19 Melonjak, Pemkab Semarang Fokus Siapkan Penambahan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Aplikasi ini sebagai sarana promosi IKM di Kabupaten Grobogan, Mobil Promosi IKM, dan  Program Great Sale Grobogan.

Ketiga program tersebut dilaunching bertepatan dengan pembukaan Gebyar Pasar Rakyat Virtual,Jumat(4/6/2021) di Gedung Wisuda Budaya Purwodadi.

“Kami optimis, bisnis IKM-UMKM akan berkembang, meningkatkan pendapatan para pelaku usaha, dan muncul wirausaha-wirausaha baru untuk menggerakkan sektor perdagangan dan industri kecil di Kabupaten Grobogan tumbuh positif,” terang Sri Sumarni. Arya