GROBOGAN.NEWS Semarang

Inilah Kemeriahan Halal Bi Halal Virtual “Wong Jateng di Perantauan” Ala Gubernur Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menggelar halal bi halal secara virtual, Jumat (14/5). Ist

SEMARANG, GROBOGAN.NEWS-Hari kedua Idul Fitri 1442 Hijriah kembali dirayakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dengan menggelar halal bi halal virtual.

Jika pada hari pertama halal bi halal virtual dibuka untuk masyarakat umum, kali ini Ganjar menggelar khusus bagi para Diaspora Jateng di perantauan.

Mengambil tema halal bi halal Wong Jateng di perantauan, ribuan peserta meramaikan acara halalbihalal itu. Tak hanya warga Jateng yang merantau ke Jakarta, Bandung, Makassar, Samarinda, NTT, Papua dan lainnya, para perantau di sejumlah negara juga ikut hadir. Di antaranya warga Jateng di Jepang, Kanada, Turki, Singapura, Hongkong, Korea, dan banyak lagi negara lainnya.

Suasana gayeng dan hangat begitu terasa selama halal bihalal virtual berlangsung.

Dimulai sejak pukul 09.00 WIB, Ganjar didampingi istrinya, Siti Atikoh Ganjar Pranowo mengajak ngobrol sejumlah masyarakat yang tidak mudik dan berlebaran di perantauan.

Beberapa warga yang ikut diajak ngobrol langsung dengan Ganjar. Mereka bisa mengucapkan selamat Idulfitri secara langsung, bahkan curhat tentang kondisinya masing-masing.

“Saya di India pak, kuliah di sini. Sudah lama tidak mudik Pak, kangen sama kampung,” kata Maldini, mahasiswa Semarang yang kuliah di India.

Baca Juga :  Terpapar Covid-19, Kondisi Wali Kota Yuliyanto Dalam Kondisi Membaik

Kepada Ganjar, Maldini menceritakan kondisi India yang sedang dilanda tsunami Covid-19. Ia mengatakan melihat sendiri, bagaimana kasus positif begitu tinggi dan banyak korban meninggal dunia.

“Kamu jaga kesehatan ya, jaga kondisi baik-baik dan selalu taat protokol kesehatan. Saya doakan kamu selalu sehat. Salam buat teman-teman yang ada di sana,” pesan gubernur.

Selain mengobati rasa rindu, halalbihalal virtual juga berhasil menghibur para perantau yang tidak bisa mudik lebaran. Salah satu yang membuat ger-geran adalah saat Ganjar mengerjai salah satu mahasiswa asal Semarang yang kuliah di Jepang, Arvin.

Saat berdialog dengan Arvin, tiba-tiba Ganjar mengambil kaleng Khong Guan yang ada di hadapannya. Ia meminta Arvin menebak apa isi dari jajanan yang biasa dihidangkan saat lebaran di rumah-rumah warga itu.

“Vin, coba tebak ini isinya apa. Ayo bedhek-bedhekan (tebak-tebakan). Coba jawab apa isinya,” tanya Ganjar.

“Napa njih Pak, biasanya sih isinya roti campur-campur,” jawab Arvin.

Ganjar pun tertawa mendengar jawaban Arvin. Ia langsung membuka tutup kaleng dan mengambil isi di dalamnya. Ternyata, dari dalam kaleng muncul adalah rengginang, jajanan tradisional.

Baca Juga :  Info Penting !! Kota Salatiga Zona Merah, Inilah Berbagai Aturan dan Kebijakan Terbaru yang Wajib Dipatuhi

“Tebakanmu salah, iki isine rengginang. Awakmu ki terlalu modern (kamu itu terlalu modern), nek wong lawas mesthi paham kaleng iki isine rengginang, nek ora ya rempeyek (kalau orang lama pasti tahu ini isinya rengginang, atau kalau tidak rempeyek),” jawab Ganjar sambil memakan rengginang itu.

Sontak saya semua peserta halalbihalal virtual Ganjar terbahak-bahak. Semua tertawa bahkan sampai ada yang bertepuk tangan.

“Nyong wis nebak Pak (saya sudah bisa menebak Pak), mesthi isine rengginang (pasti isinya rengginang),” kata Sri, warga Kebumen yang merantau di Bekasi.

Keseruan-keseruan lain terjadi dalam halalbihalal itu. Para diaspora Jateng yang membentuk Paguyuban Jawa Tengah di sejumlah daerah saling sapa satu sama lain.

Apalagi, selain bisa melepas kangen pada kampung halaman, ada sejumlah hadiah menarik yang disiapkan Ganjar dalam acara itu. Di antaranya sepeda, televisi, kulkas, mesin cuci, rice cooker, dan aneka produk unggulan UMKM Jateng seperti tas, biola, jaket, handycraft, dan lainnya.

Baca Juga :  Fenomena dan Permasalahan Kawin Bocah Dicermati Gubernur Ganjar, Ruang “Wadul” Harus Dibuka Sebanyak-Banyaknya

“Hari ini saya kembali menggelar halalbihalal virtual, untuk menyapa kawan-kawan paguyuban dan saudara dari Jateng di berbagai tempat. Tadi ada dari India, Sudan, Mesir, Hongkong, Singapura dan paguyuban di dalam negeri juga hadir,” kata Ganjar.

Halalbihalal virtual ini, lanjutnya, merupakan kali kedua. Tahun lalu, ia juga sudah melakukannya karena larangan mudik akibat pandemi.

“Tentu ada perasaan beda dibanding tahun lalu, sekarang rasa rindunya pasti sudah luar biasa. Kita bantu mengobati rasa rindu dengan virtual ini. Kita kasih gift untuk berbagi kebahagiaan, sekaligus promo produk UMKM Jateng,” pungkasnya.

Selain warga Jateng yang bekerja, ada sejumlah warga Jateng yang menjadi pejabat juga ikut dalam halal bi halal virtual itu.

Di antaranya Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang asal Semarang yang pernah menjabat Kapolres Blora dan Kendal, Wakil Bupati Bengkalis Riau Bagus Santoso asal Boyolali, dan banyak lagi yang lain. Dalam acara itu, juga sempat hadir secara langsung mendampingi Ganjar, Kabaintelkam Polri Irjen Pol Paulus Waterpauw. Arya