GROBOGAN.NEWS Semarang

Mahasiswa Didorong Beri Pendampingan UMKM, Disiplin Prokes Tetap Jadi Pondasi  

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Ist

SEMARANG, GROBOGAN.NEWSSektor Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) jadi perhatian khusus untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi pun telah mendorong mahasiswa untuk aktif memberikan pendampingan terhadap UMKM di masa pandemi.

Hal itu disampaikan Hendrar Prihadi saat dirinya secara daring melepas 1.152 mahasiswa UNIKA yang akan melaksanakan program Pengabdian Masyarakat yang Adaptif Menghadapi Covid-19, atau yang disingkap menjadi Pandemika, Selasa (25/5) lalu.

“Arah kebijakan Pemerintah kota Semarang di tahun 2021 difokuskan pada penanganan Covid dan menumbuhkan sektor ekonomi,” jelas orang nomor satu di Kota Semarang yang akrab disapa Hendi.

“Di tahun 2021 ini kebijakan Pemerintah kota Semarang yang pertama dan mutlak dilakukan adalah penanganan Covid.

Vaksin harus bisa tuntas di akhir tahun ini. Kebijakan yang kedua yaitu bagaimana kemudian pertumbuhan ekonomi bisa menjadi lebih baik dengan fokus pada UMKM,” tutur Hendi.

Dirinya lebih lanjut menjelaskan jika Pemerintah Kota Semarang terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong pertumbuhan UMKM sebagai pelaku ekonomi dengan jumlah terbesar.

“Berdasarkan data, diketahui bahwa 95% pelaku ekonomi di Kota Semarang adalah UMKM, sedangkan yang 5% adalah para pengusaha kelas atas.

Oleh karena itu, pihaknya melakukan beberapa upaya pelatihan, misalnya pelatihan packaging untuk 1000 UMKM, menggratiskan perijinan untuk 1000 UMKM, memfasilitasi pendaftaran HAKI untuk 1000 UMKM, dan pemberian kredit Wibawa,” jelasnya.

Untuk itu kepada para mahasiswa yang terlibat dalam program kegiatan tersebut, dirinya berpesan bahwa setiap orang mempunyai kesempatan untuk sukses, tidak peduli dari mana latar belakangnya.

“Jadi mulai hari ini, para mahasiswa kita ajak untuk bersama-sama membuka ruang-ruang sukses dengan cara ikhlas memberikan sesuatu kepada masyarakat.

Di Kota Semarang yang mayoritas pelaku ekonominya UMKM contohnya, mahasiswa dapat ikut memberikan pendampingan sesuai dengan disiplin ilmu yang dikuasai adik-adik,” pesan Hendi.

Sementara itu, Rektor Unika Soegijapranata, Ridwan Sanjaya dalam sambutannya menekankan perlunya tetap beradaptasi dan tetap menjaga protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan Pandemika secara adaptif dan kreatif.

“Kita tidak boleh patah semangat menghadapi kondisi yang berbeda saat ini, yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Karena justru karena hal tersebut, telah membuat kita jadi kreatif dan adaptif, sehingga kreatifitasnya menjadi tanpa batas,” ujar Ridwan.

Dalam kegiatan pelepasan mahasiswa Pandemika Unika Soegijapranata pada periode semester genap tahun akademik 2020-2021 tersebut, disaksikan oleh Rektor Unika Soegijapranata Prof. Dr. F. Ridwan Sanjaya MS IEC, Kepala LPPM Unika Dr Berta Bekti Retnawati serta Ketua P3M Unika Drs Rudi Elyadi SE MM.Arya