GROBOGAN.NEWS Semarang

Seluruh Kades Diwajibkan Pemudik yang Nekat Pulang ke Desa

Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Ist

UNGARAN, GROBOGAN.NEWS-Para kepala desa diimbau untuk mengaktifkan kembali satgas Jogo Tonggo guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Hal itu disampaikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai menyaksikan penandatanganan pakta integritas kepala desa selaku pengelola keuangan desa di pendapa rumah dinas bupati, Rabu (28/4/2021). Menurutnya, pandemi belum berakhir meski telah ada program vaksinasi. Terbukti ada tambahan ratusan kasus positif baru dalam dua minggu terakhir.

Baca Juga :  Inilah Pesan Penting Panglima Santri Gayeng Nusantara di Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Selain itu, lanjut bupati, kades juga diharuskan mengawasi para pemudik dari luar kota yang nekat pulang ke desa.

“Tanyakan apakah mereka memiliki surat keterangan sehat. Jika diperlukan, perintahkan para pemudik untuk melakukan swab antigen gratis sesuai persediaan di Puskesmas terdekat,” tegas Ngesti.

Baca Juga :  Update Perahu Wisatawan Terbalik di WKO Kemusu Boyolali, Diduga Para Penumpang Tak Pakai Pelampung!

Untuk mengatasi lonjakan jumlah kasus baru Covid-19, bupati meminta Dinas Kesehatan untuk mengambil langkah antisipasi. Seperti, menyiapkan rumah singgah baru.

Menanggapi perintah bupati, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Ani Raharjo mengatakan, jika saat ini sedang dalam persiapan bersama Dinas Sosial.

Disampaikan, saat ini dua rumah singgah yang telah ada masih menampung pasien yang menjalani karantina. Di rumah singgah Bapelkes Suwakul terisi 10 orang pasien positif dari kapasitas 48 kamar. Sedangkan pasien positif yang dikarantina di rumah singgah di Hotel Garuda Getasan sebanyak 31 orang.

Baca Juga :  Pertegas Nasionalisme dengan Gunakan Produk Dalam Negeri

“Jika mendesak, rumah singgah ketiga yang direncanakan di Rusunawa Pringapus akan dibuka,” jelas Ani. Satria