Tragis, Kasus Pencabulan dengan Korban Seorang Pelajar Asal Kendal Berlangsung Sore hingga Subuh, Lima Pelaku Diringkus, Satu Pelaku Masih Buron

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Iskandar Fitriana Sutisna saat gelar perkara kasus pencabulan dengan korban seorang pelajar berinisial SAW di Mapolda Jawa Tengah pada Kamis (26/11) lalu. Foto : Istimewa
  • Bagikan

SEMARANG, GROBOGAN.NEWS-Pengungkapan kasus tindak pidana pencabulan dengan korban seorang pelajar perempuan berinisial SAW (15) asal Kendal menyisakan cerita tragis.

Satu dari enam pelaku yang tega menghancurkan masa depan pelajar ini merupakan pacar korban. Ironisnya, sebelum disetubuhi secara bergantian, korban dicekoki minuman keras jenis ciu.

Kasus tersebut berhasil diungkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah. Kini, lima pelaku berhasil diringkus sedang satu pelaku lain masih buronan polisi.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Iskandar Fitriana Sutisna kepada para awak media mengungkapkan, Kelima tersangka yang berhasil ditangkap masing-masing berinisial T, 23 tahun; Pr, 25 tahun; M, 28 tahun; Ro, 19 tahun, dan Tg, 29 tahun. Satu pelaku, Ru, 25 tahun, berhasil lolos dari sergapan petugas limadan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga :  Gempa Guncang Salatiga dan Semarang. Inilah Instruksi dari Ganjar Pranowo

“Kejadian pencabulan berlangsung di beberapa tempat di Kaliwungu pada 3 Oktober 2020. Kejadian ini cukup luar biasa, aksi bejat yang dilakukan oleh para tersangka dilakukan dari sore hari hingga subuh,” ungkap Kombes Sutisna saat gelar perkara kasus tersebut di Mapolda Jawa Tengah pada Kamis (26/11) lalu.

Baca Juga :  Tertangkap di Dalam Kamar Kos, Satu Mahasiswi Bersama Lima Mahasiswa Dibina Khusus Satpol Kota Semarang

“Tindak pidana persetubuhan atau pencabulan terhadap anak. Pelakunya ada enam orang, satu masih diburu. Korban satu orang, anak berinisial SAW, 15 tahun, masih berstatus pelajar,” sambung Kombes Iskandar.

Lebih detail, Kombes Iskandar mengungkapkan, para pelaku telah mengenal korban lantaran tetangga desa di Kecamatan Kaliwungu, Kendal. Satu pelaku T punya hubungan spesial dengan korban, sebelumnya sudah pacaran selama tiga bulan.

Baca Juga :  Pusat Gempa Terjadi di Gunung Telomoyo, Terjadi Secara Beruntun Terasa di Sejumlah Wilayah di Jateng,

Ia menyebut, kasus ini bermula dari T dan kawan-kawannya yang menggelar pesta ciu di rumah kosong milik pamannya di Perum Griya Sentosa, Kaliwungu.

Siang jelang sore, datang korban menyusul karena diundang T dan diajak menenggak minuman keras. Dalam kondisi mabuk terpengaruh miras, terjadilah aksi persetubuhan secara bergilir tersebut.

  • Bagikan