GROBOGAN.NEWS Kudus

Tanggul Sungai Dawe di Golantepus Ambrol, Ratusan Rumah di Mejobo Tergenang Banjir

Tingginya intensitas hujan mengakibatkan tanggul Sungai Dawe jebol dan merendam ratusan rumah dan jalan utama serta 10 hektare sawah di Desa Golantepus dan Mejobo, Selasa (30/11/2021). Foto : Ist

KUDUS, GROBOGAN.NEWS-Guyuran hujan deras dengan durasi yang lama mengakibatkan banjir melanda sebagian wilayah di Kabupaten Kudus. Dilaporkan pada Selasa (30/11/2021), Desa Mejobo dan Golantepus di Kecamatan Mejobo tergenang air.

Bahkan, puluhan rumah warga terendam, serta ratusan rumah warga yang berada di dua desa di wilayah Kecamatan Mejobo tersebut terendam banjir.

Tidak hanya menggenangi rumah warga, akses jalan yang berada di wilayah tersebut juga tergenang banjir.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, banjir tersebut akibat tanggul Sungai Dawe yang melintas Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo, ambrol tingginya volume air setelah guyuran hujan deras.

Dari data Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus tercatat 450 rumah terdampak banjir dan 50 rumah terendam banjir.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kudus, Budi Waluyo, banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Mejobo, diakibatkan tanggul sungai yang melintas di Desa Golantepus ambrol. Dampaknya, banjir menggenangi rumah warga di wilayah Desa Golentepus dan Desa Mejobo.

“Akibat tingginya debit air tanggul Sungai Dawe selebar 20 meter dengan ketinggian 1 meter yang berada di Desa Golentepus ambrol. Karena debit air masih cukup tinggi hingga kini proses penguatan penanganan masih membahayakan, masih menunggu surutnya debit sungai Dawe,” terang dia, Selasa (30/11/2021)

“Jumlah rumah terlimpas banjir 450 rumah, rumah yang terendam 50 rumah. Sawah yang terendam kurang lebih 10 hektare,”imbuh dia.

Kepala Desa Mejobo, Harris, kepada para awak media mengungkapkan, ambrolnya tanggul sungai yang berada di Desa Golantepus mengakibatkan air sungai melimpas ke wilayah Desa Mejobo. Menurut dia, hal itu disebabkan dataran di Desa Mejobo lebih rendah.

“Ya, dampaknya (tanggul Sungai Dawe di wilayah Desa Golantepus ambrol) sampai sini,” terang dia.

Diberitakan sebelumnya, musibah banjir bandang terjadi di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Senin (29/11/2021) kemarin. Dua rumah dilaporkan roboh akibat terjangan banjir. Puluhan rumah pun dilaporkan terdampak genangan air.

Tingginya intensitas hujan mengakibatkan tanggul Sungai Dawe jebol dan merendam ratusan rumah dan jalan utama serta 10 hektare sawah di Desa Golantepus dan Mejobo, Selasa (30/11/2021). Foto : Ist

Data yang dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, sebanyak 62 terdampak banjir bandang di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kudus. Dua rumah warga mengalami rusak berat.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari megatakan, selain rumah warga, banjir juga berdampak pada sektor pariwisata yakni Sendang Dewot yang dipenuhi lumpur akibat banjir bandang.

“Peristiwa banjir bandang terjadi setelah hujan deras sempat mengguyur wilayah tersebut sehingga menyebabkan Sungai Wonosoco meluap dan menggenangi rumah warga dengan ketinggian muka air berkisar antara 30 sampai 50 sentimeter,”  terang dia dalam keterangan resminya pada Selasa (30/11/2021).Nor