GROBOGAN.NEWS Semarang

Program Polda Jateng Mageri Segoro Terus Dimatangkan. Dipadu dengan Pembagian Sembako dan Vaksinasi  

Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy.

SEMARANG, GROBOGAN.NEWS-Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah segera mewujudkan program inovatif.

Program tersebut, yakni kegiatan Polda Jateng Mageri Segoro yang dilaksanakan 12 Oktober 2021 besok.

Tidak hanya terfokus pada penanaman bibit mangrove saja, namun juga diikuti pembagian sembako dan vaksinasi untuk warga. Demikian disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Minggu (10/10/2021) siang.

Dijelaskannya, dalam kegiatan Mageri Segoro, selain upaya menyelamatkan lingkungan, Polda juga mengemban misi untuk percepatan vaksinasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

“Maka dari itu, dalam kegiatan nanti, juga akan dilaksanakan vaksinasi dilakukan untuk 2000 warga dan Bapak Kapolda secara simbolis memberikan 500 paket sembako. Termasuk juga panen kerang bersama masyarakat sekitar,” ungkap Kabidhumas.

Ditambahkannya, sejumlah elemen masyarakat dilibatkan dalam kegiatan itu, antara lain pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, pekerja pers dan aktivis lingkungan.

Kombes M Iqbal mengungkapkan, rencana Polda Jateng meluncur program Polda Jateng Mageri Segoro mendapat respon positif dari berbagai kalangan.

“Respon positif kami terima dari akademisi dan WALHI. Ada juga respon masyarakat yang menyatakan siap memberikan bantuan teknis maupun bantuan sosial untuk masyarakat setempat, terkait dengan Polda Jateng Mageri Segoro tersebut,” papar Kabidhumas.

Tentu saja, tambahnya, respon dan tawaran bantuan yang tulus dari masyarakat itu akan menjadi masukan positif bagi kelangsungan program Polda Jateng Mageri Segoro.

“Program ini kan tidak berhenti disini saja. Kita berencana menanam satu juta mangrove yang dilaksanakan secara berkala dan bertahap. Ke depan, tawaran bantuan teknis dan sebagainya itu bisa kami manfaatkan, semuanya untuk kepentingan pelestarian lingkungan bahari dan pemberdayaan ekonomi masyarakatnya,” tambah Kombes M Iqbal menutup pembicaraan.RIS