GROBOGAN.NEWS Kudus

60 Desa di Kudus Masuk Zona Merah Covid-19

Ilustrasi > Bupati Kudus HM Hartopo. ist

KUDUS, GROBOGAN.NEWS-Gelombang penularan virus corona atau Covid-19 di wilayah Kabupaten Kudus semakin terasa menggema.

Sebanyak 60 desa di Kabupaten Kudus masuk dalam kategori zona merah Covid-19.  Kondisi tersebut menyusul ditemukannya banyak kasus penyebaran virus corona di puluhan desa tersebut.

Bupati Kudus HM. Hartopo menyatakan, sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diberikan penekanan agar penanganan Covid-19 di Kudus bisa lebih efektif.

Baca Juga :  Selesai Isolasi Terpusat di Asrama Haji Donohudan 307 Warga Kudus Dipulangkan, 3 Warga Wafat saat Jalani Isolasi Terpusat   

“Evaluasi penanganan Covid-19 harus selalu diperbarui setiap hari, terutama untuk 60 desa yang masuk kategori zona merah,” jelas dia, kemarin.

“Arahan selanjutnya, harus tersedia Posko Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di setiap desa zona merah dan penanganannya juga harus lebih efektif,” terang Hartopo.

Baca Juga :  Saat Nusron Wahid Mengubah Pesantrennya Jadi Rumah Sakit Darurat untuk Isolasi Mandiri untuk Pasien Covid-19

“Petugas juga harus rutin melaporkan perkembangan data kasus terbaru sehingga bisa segera diketahui dan diambil langkah-langkah agar bisa turun kasusnya,” sambung dia.

Dijelaskannya lebih detail, berdasarkan Data Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, 60 desa yang masuk kategori zona merah tersebar di sembilan kecamatan dengan jumlah masing-masing kecamatan bervariasi.

Baca Juga :  Penularan Covid-19 Varian Delta di Kudus Terdeteksi Bertambah Jadi 62 Kasus

Dari 60 desa zona merah, kata Hartopo, terbanyak tersebar di Kecamatan Jekulo ada 11 desa, kemudian disusul Kecamatan Kota dan Jati, masing-masing ada sembilan desa zona merah, sedangkan kecamatan lainnya bervariasi antara satu hingga delapan desa.Nor