GROBOGAN.NEWS Semarang

Pasca Libur Lebaran, Pelayanan Kependudukan Kendal Dipastikan Kembali Lancar

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kendal Bambang Dwiyono. Ist

KENDAL, GROBOGAN.NEWS – Masyarakat tidak perlu khawatir jika harus mengurus adminitrasi kependudukan dan pencatatan sipil dalam suasana Lebaran.

Sebab, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kendal langsung buka usai libur Lebaran, yakni Senin (17/5/2021) mendatang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kendal Bambang Dwiyono saat dihubungi, Selasa (4/5) kemarin. Disampaikan, pihaknya tetap bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meskipun dalam suasana Idulfitri nanti.

Baca Juga :  Inilah Pesan Penting Panglima Santri Gayeng Nusantara di Hari Raya Idul Fitri 1442 H

“Selain itu, pada jam operasional pelayanan di Dispendukcapil Kendal tidak berkurang dari hari-hari biasanya. Pelayanan secara online dan offline tetap dilakukan sejak pukul 07.30hingga 15.00 WIB,” jelas Bambang.

Larangan izin cuti lebaran bagi ASN Kendal, lanjut Bambang, berdampak positif pada pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Pegawai kedinasan justru mengoptimalkan pelayanan kepada warga Kendal, baik sebelum hingga pasca Lebaran Idulfitri 2021.

Baca Juga :  Mulai Dibuka, Kawasan Wisata Candi Borobudur Diserbu Wisatawan, Kedisiplinan Protokol Kesehatan Jadi Prioritas

“Semua pegawai tetap masuk, tidak ada libur tidak ada cuti khusus, pelayanan berjalan normal seperti biasa. Sampai saat ini pun masih cukup banyak masyarakat yang berdatangan, bahkan sudah antre sejak pagi-pagi,” katanya.

Baca Juga :  Pertegas Nasionalisme dengan Gunakan Produk Dalam Negeri

Menurutnya, kebijakan pemerintah kali ini dimaksudkan untuk membantu pelayanan masyarakat dalam menyikapi kebutuhan publik, baik individu maupun kelompok. Dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang sudah ditentukan.

“Pelayanan online maupun offline tetap. Kalau ada yang kesulitan pakai aplikasi pelayanan online, kita bimbing langsung. Artinya tidak mengurangi hak publik mendapatkan pelayanan,” jelasnya. Eko