Anggaran untuk Insentif Pengajar Keagamaan Telah Disalurkan

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menyerahkan dana bantuan secara simbolis kepada Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Musta'in Ahmad di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Senin (3/5/2021). Ist
  • Bagikan

SEMARANG, GROBOGAN.NEWS-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyerahkan dana bantuan sebesar Rp 281,1 miliar kepada Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Tengah.

Dana bantuan yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah itu selanjutnya akan disalurkan Kemenag untuk insentif pengajar keagamaan, Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Madrasah Aliyah (MA), serta bantuan beras bagi masyarakat miskin.

Baca Juga :  Pusat Gempa Terjadi di Gunung Telomoyo, Terjadi Secara Beruntun Terasa di Sejumlah Wilayah di Jateng,

Penyerahan bantuan dilaksanakan pada acara peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Senin (3/5/2021). Bantuan berupa dana diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen kepada Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Musta’in Ahmad.

Baca Juga :  Tertangkap di Dalam Kamar Kos, Satu Mahasiswi Bersama Lima Mahasiswa Dibina Khusus Satpol Kota Semarang

Sedangkan bantuan 3 ton beras untuk warga miskin, diserahkan kepada pengurus MAJT, Masjid Agung Semarang, dan Masjid Baiturrahman Semarang. Acara penyerahan bantuan ini turut disaksikan Ketua Majelis Ulama (MUI) Provinsi Jawa Tengah KH Ahmad Darodji, Kepala Biro Kesra Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur, serta Forkopimda.

Baca Juga :  Misteri Penemuan Mayat di Hutan Geyer Grobogan Terungkap. Polisi Meringkus Pelaku di Demak

“Kami menyerahkan Bosda dan insentif untuk guru-guru kepada Kemenag. (Saat ini) Kemenag masih menunggu proses admistrasi dan sebagainya. (Namun) Saya berharap sebelum Lebaran sudah dicairkan,” ujar Taj Yasin usai penyerahan dana.

  • Bagikan