GROBOGAN.NEWS Semarang

Tempuh Jarak Hingga 1 Km hingga Sebrangi Sungai, Akibat Jalan Rusak, Ibu Hamil Terpaksa Ditandu Menuju Mobil Ambulans

KENDAL, GROBOGAN.NEWSKerusakan jalan Desa Sidokumpul, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal menuai keprihatinan.

Saat ini, kondisi jalan di wilayah Desa Sidokumpul,  tengah menjadi perhatian di lingkungan masyarakat. Bahkan, viral di media sosial.

Betapa tidak, akibat kondisi jalan yang memprihatinkan terjadi peristiwa yang mencengangkan. Salah satu warga Desa Sidokumpul yang ditandu dengan bangku menuju ke mobil ambulans, mendapat perhatian dari masyarakat Kendal, kemarin.

Kepala Desa Sidokumpul, Kecamatan Patean, Ari Rimbawanto membenarkan bahwa kabar yang beredar di medsos tersebut dan tengah menjadi perhatian masyarakat tersebut.

Baca Juga :  Permudah Layanan Pembayaran PBB, Pemkot Salatiga Gandeng Toko Modern

Dikatakannya, ada salah satu warga Dusun Cipluk Barat yang melahirkan, tetapi ari-ari bayi tertinggal di dalam rahim, jadi harus dibawa ke puskesmas untuk penanganan medis.

“Iya benar, karena jalan rusak warga terpaksa ditandu warga menuju ke mobil medis, agar bisa segera dibawa ke Puskesmas di Patean,” katanya.

Ari mengatakan, warganya yang melahirkan tersebut harus ditandu, dikarenakan akses jalan menuju rumah yang bersangkutan memang rusak pasca hujan kemarin dan tidak bisa dilalui.

Baca Juga :  Dua Tempat Relokasi untuk Para PKL Kali Es Telah Disiapkan

“Kami bersama warga membawanya memakai tandu dan melewati jalan desa juga menyebrangi sungai sejauh kira-kira satu kilometer,” ungkap Ari.

Ditambahkan, penghubung Dusun Cipluk menurut Ari sebenarnya ada tiga jalur akses. Namun karena longsor beberapa akses tersebut tergangu.

Dari Dusun Cipluk Desa Sidokumpul dengan Dusun Muncar, Desa Kalices, Kecamatan Patean. Kemudian Dusun Cipluk dengan Desa Kalices. Dan Dusun Cipluk menuju Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh.

Baca Juga :  Sebanyak 1 Juta Dosis Vaksin untuk Gelombang II Telah Tiba di Kota Semarang, Inilah Skenario yang Digulirkan Gubernur Ganjar Pranowo

“Akses Cipluk ke Sojomerto tidak bisa diperbaiki dengan dana desa karena masuk wilayah Desa Sojomerto, Gemuh. Sedangkan akses Cipluk menuju Desa Dusun Muncar menunggu ijin dari Perhutani, karena aksesnya melewati lahan milik Perhutani,” jelasnya.

Namun Ari merasa bersyukur, karena warganya yang melahirkan tersebut dikabarkan sudah dirujuk oleh puskesmas dan dibawa ke Rumah Sakit Islam Weleri.Purwanto