GROBOGAN.NEWS Kudus

DPRD Kudus Gelar Sidang Paripurna Usulkan HM. Hartopo Jabat Bupati Kudus

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus mengusulkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati HM. Hartopo menjadi Bupati Kudus, melalui sidang paripurna yang digelar di Aula DPRD Kudus pada Kamis (18/2). Ist

KUDUS, GROBOGAN.NEWS-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus mengusulkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati HM. Hartopo menjadi Bupati Kudus, Kamis (18/2).

Secara resmi, usulan tersebut digelar saat Sidang Paripurna yang berlangsung di Aula Sidang DPRD Kudus, Kamis (18/2). Sidang paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Masan.

Sebelum diusulkan DPRD Kudus, HM. Hartopo telah mengemban jabatan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kudus selama 1,5 tahun lebih. Hartopo selaku Wakil Bupati Kudus telah resmi diusulkan menjadi Bupati Kudus.

Dalam kesempatan tersebut, Hartopo bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kudus menyaksikan penandatanganan naskah usulan Pengangkatan dan Pengesahan Wakil Bupati Kudus menjadi Bupati Kudus sisa masa jabatan Tahun 2018-2023.

Baca Juga :  Corona Varian India Menghantam Kudus, Kawasan Wisata Sunan Muria dan Sunan Kudus Ditutup

Selain itu, ditandatangai pula naskah Pemberhentian Wakil Bupati Kudus masa jabatan Tahun 2018-2023.

Sidang Paripurna DPRD tersebut diapresiasi oleh Hartopo. Menurutnya, selama ini peran DPRD Kabupaten Kudus sangat besar.

Sinergitas antara eksekutif dan legislatif terasa sangat kuat sehingga pembangunan di Kota Kretek dapat berjalan tanpa kendala.

“Kami menyambut baik usulan dari kawan-kawan anggota dewan. Selama ini sudah tercipta sinergitas yang kuat. Maka, pembangunan dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Selain itu, Hartopo mengaku siap mengemban amanah baru sebagai Bupati Kudus. Pihaknya pun akan memberikan yang terbaik untuk warga masyarakat Kudus.

Baca Juga :  Sidak ke Desa Banyuputih Zona Merah Covid-19 di Jepara, Gubernur Ganjar Tekankan Disiplin Prokes di Sektor Industri

Apalagi, selama menjadi Pelaksana Tugas Bupati, Hartopo selalu mengutamakan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. Namun, Hartopo tak mau gegabah. Mengingat, keputusan kapan dilantik sepenuhnya kewenangan Pemerintah Pusat.

“Mau jadi Wakil Bupati, Plt. Bupati, atau Bupati definitif, saya selalu siap. Intinya, saya selalu berupaya melayani masyarakat dengan baik. Namun, untuk pelantikan, sabar dulu, karena Pemerintah Pusat yang tentukan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Hartopo mengaku visi misi ketika kampanye tak akan berubah ketika menjadi Bupati Kudus definitif. Pihaknya menyebut, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik jadi fokus utamanya.

Baca Juga :  Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19 di Kudus, Gubernur Ganjar Terus Beri Perhatian Khusus

“Visi misi terus kita lanjutkan. Tidak ada perubahan. Fokus utamanya memang agar masyarakat Kudus ini bisa lebih sejahtera,” katanya.

Disinggung terkait pemilihan Wakil Bupati, Hartopo menunggu keputusan dari partai pengusung. Adanya Wakil Bupati, menurut Hartopo, dapat membantu tugas Bupati. Namun, apabila tidak ada Wakil Bupati, Hartopo tetap berupaya memberikan yang terbaik bagi warga masyarakat Kudus.

“Ada kita sambut bahagia karena ada teman bertukar pikir dalam memajukan Kudus. Tidak ada, ya, harus semangat memberikan yang terbaik bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Nor Ahmad