GROBOGAN.NEWS Semarang

Tinjau Stasiun Tawang, Gubernur Ganjar Pastikan Kondisi Pelayanan Penumpang  

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali meninjau Stasiun Tawang Kota Semarang pada Selasa (9/2). Ist

SEMARANG, GROBOGAN.NEWS-Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali meninjau Stasiun Tawang Kota Semarang pada Selasa (9/2).

Kunjungan Gubernur Ganjar untuk memastikan kondisi Stasiun Tawan yang sempat terendam banjir pada Sabtu (6/2) lalu.

Di Stasiun Tawang, Ganjar mendapati kondisi stasiun yang banjirnya sudah surut.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali meninjau Stasiun Tawang Kota Semarang yang sempat terendam banjir pada Sabtu (6/2/2021).

Di Stasiun Tawang, Ganjar mendapati kondisi stasiun yang banjirnya sudah surut.

Baca Juga :  Temui Gubernur Ganjar, Dubes Austria Lakukan Pembahasan Khusus Sektor UMKM dan Sekolah Vokasi

Ganjar mengatakan, kondisi saat ini jauh lebih baik jika dibandingkan pada Sabtu lalu, saat dirinya mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk meninjau kondisi Stasiun Tawang.

“Ini sudah bagus, sudah dibersihkan, kursinya sudah ditata. Di bagian depan juga sudah bersih padahal kemarin cukup tinggi,” ucap Ganjar di Stasiun Tawang pada Selasa (9/2/2021).

Saat melihat keadaan peron stasiun, Ganjar lega karena kondisinya sudah lebih baik bahkan sudah bersih kembali. Sebelumnya pada Sabtu lalu di bagian dalam stasiun, ketinggian air hingga menutupi lintasan kereta api sampai tak terlihat.

Baca Juga :  16 Pegawai PN Semarang Kena Corona, Tiga Taman di Kota Semarang Ditutup Sementara

“Nah dari PT KAI (Kereta Api Indonesia) sedang menyiapkan untuk pembersihan dan pembenahan lintasannya. Terus kemudian ada Lok (Lokomotif) CC 300 yang nanti bisa digunakan kalau memang belum surut,” kata Ganjar sembari ngevlog.

Sementara itu, Kepala Stasiun Tawang Ganjar Mairizal menjelaskan, skenario hari ini adalah memulai perjalanan kereta api jika petak lintasan rel di Alastua sudah surut.

Baca Juga :  Wali Kota Salatiga Terpapar Covid-19, Sekda Tegaskan Tidak Terima Tamu Dinas dari Luar Kota Maupun Studi Banding ke Luar Kota, Roda Pemerintahan Dipastikan Berjalan Normal

Namun, jika memang belum surut skenario tetap berjalan hanya saja menggunakan lokomotif CC 300 yang dipinjamkan Dirjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan.

“Skenarionya kalau surut kita akan menjalankan KA (kereta api) normal, kalau belum kita akan menggunakan Lok CC 300 dari Dirjen sehingga nanti skenario hari ini tetap jalan,” ujar Mairizal. Satria