PPKM Mulai Digelar Hari Ini, Pemberlakuan di Kudus Lebih Ketat dari Sebelumnya

Ilustrasi Pelakasana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM. Hartopo saat melaksanakan sosialisasi disiplin protokol kesehatan di salah satu pasar tradisional di Kudus. Foto : Istimewa
  • Bagikan

KUDUS, GROBOGAN.NEWS-Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di beberapa kabupaten/kota di Jawa dan Bali mulai berlaku mulai Senin 11 Januari hingga 25 Januari 2021.

Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mengendalikan penularan virus Corona (Covid-19).

Di Kabupaten Kudus, kebijakan PKM dilaksanakan lebih ketat dibanding dengan sebelumnya.

Pelaksana Tugas Bupati Kudus Hartopo, menekankan, pemberlakuan PKM di Kudus sesuai arahan dari Gubernur Jateng dan pemerintah pusat, tentunya pembatasan kegiatan masyarakat perlu diketati agar kasusnya tidak terus melonjak.

“Operasi yustisi penerapan disiplin protokol kesehatan juga akan digalakkan dengan menggunakan perbub sebelumnya, yakni Peraturan Bupati Nomor 41/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19,” imbuh dia.

Baca Juga :  Sebanyak 180 Rumah di Kudus Rusak Paska Diterjang Angin Kencang

Lebih lanjut, Hartopo menjelaskan, adanya surat edaran dari wilayah juga akan disosialisasikan kepada masyarakat karena di dalam surat edaran Gubernur Jateng itu, juga menyebutkan pengawasan protokol kesehatan hingga tingkat rumah tangga.

Selain itu, perusahaan juga dianjurkan untuk menerapkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) hingga 75 persen.

“Terkait WFH tersebut, kami tentunya akan berkoordinasi dengan perusahaan di Kudus karena angka tersebut tergolong tinggi,” terang dia.

Baca Juga :  Peringatan Hari Santri Jadi Memomentum Membangun Semangat Berjihad Melawan Pandemi Covid-19

Ia berharap masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan karena nantinya operasi yustisi akan ditingkatkan dengan penerapan sanski administrasi seperti sebelumnya.

Penting diketahui, mengutip siaran resmi Pemprov Jateng, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengumumkan 3 daerah tambahan lokasi PPKM di provinsinya. Ganjar mengumumkan hal ini usai rapat koordinasi persiapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dan New Jogo Tonggo di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (8/1/2021).

Berdasarkan keterangan Ganjar, dengan penambahan 3 daerah itu maka daftar lokasi PPKM pada 11-25 Januari 2021 di Jawa Tengah adalah:

Baca Juga :  Awas. Pemberi Uang ke Pengemis di Kudus Bisa Disanksi Denda

Semarang Raya

Solo Raya

Banyumas Raya

Kabupaten Kudus

Kabupaten Pati

Magelang.

Menurut Ganjar, keputusan menetapkan tiga daerah terakhir menjadi lokasi PPKM 11-25 Januari 2021 didasari pertimbangan soal kondisi penularan Covid-19 di kawasan tersebut.

“Ternyata angka [kasus Covid-19] yang masih tinggi ada di Kudus, Pati, dan Magelang. Maka tiga ini akan kita ikutkan nanti,” kata Ganjar.

Sementara itu, Pemprov Jawa Barat memutuskan menambah daerah lokasi penerapan PPKM pada 11-25 Januari 2021 menjadi 20 kabupaten/kota.

  • Bagikan