Pemkab Grobogan Berlakukan PKM Secara Ketat Mulai 11-25 Januari 2021, Jam Buka Swayalan, Restoran Hingga Angkringan Dibatasi

Sekda Grobogan Moch. Sumarsono. Doc. Joglosemarnews.com
  • Bagikan

PURWODADI, GROBOGAN.NEWS –– Pemerintah Pusat memutuskan memberlakukan pembatasan sosial lebih ketat untuk seluruh daerah Jawa-Bali.

Rencananya, pembatasan sosial tersebut mulai dilaksanakan pada 11 hingga 25 Januari 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan Moch. Soemarsono menegaskan siap melaksanakan perintah tersebut.

Menurut Sekda, kebijakan pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) menyusul tingginya kenaikan kasus Covid-19 di wilayah ini.

“Pemberlakuan PKM ini sesuai dengan Surat Edaran Bupati Grobogan nomor 360 / 51 / 2021 tanggal 8 Januari 2021,” terang Sekda, kemarin.

Baca Juga :  Akibat Angin Kencang Dalam Satu Pekan, 8 Rumah Roboh, 8 Rumah Rusak Berat, 116 Rumah Rusak Ringan

Menurut Moch. Soemarsono, PKM di wilayah Kabupaten Grobogan akan diberlakukan mulai 11-25 Januari 2021. Ada delapan poin ketentuan dalam pemberlakuan PKM tersebut.

“Ada delapan ketentuan dalam pemberlakukan kegiatan masyarakat sesuai dengan yang tertulis pada SE Bupati Grobogan Nomor 360/51/2021,” urai Sekda.

“Di antaranya menerapkan work from home (WFH) sebanyak 75 persen dan 25 persen work from office (WFO) sebagai pembatasan aktivitas di tempat kerja atau perkantoran,” sambung  Soemarsono.

Baca Juga :  Persipur Optimistis Raih Kemenangan Melawan Persibat pada Awal November Mendatang

Lebih detail, Soemarsono menyebutkan, pada poin kedua tertulis, selama pelaksanaan PKM ini, masyarakat Kabupaten Grobogan tidak diperkenankan melakukan atau menerima kunjungan dari luar daerah.

Pada poin ketiga, kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring atau online.

“Untuk wisata air dan karaoke ditutup. Sementara untuk wisata religi, buatan, dan alam diperbolehkan untuk buka dengan dibatasi jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas yang disediakan,” terangnya.

Baca Juga :  Membangun Kesadaran Pajak dengan Melibatkan Tim Penggerak PKK Grobogan

“Serta jam operasionalnya mulai dari pukul 08.00-14.00 WIB dan wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tambahnya.

Sementara kegiatan PKL, restoran, rumah makan, kafe dan angkringan diperbolehkan buka dengan ketentuan jumlah pengunjung yang makan di tempat dibatasi sekitar 25 persen dari kapasitas yang disediakan.

Jasa ojek online untuk pengantaran pesanan makanan diizinkan sesuai dengan jam operasional yakni hingga pukul 20.30 WIB khusus restoran dan pukul 22.00 WIB untuk PKL/angkringan.

  • Bagikan