GROBOGAN.NEWS Umum Pantura

Jadi Magnet Investor, KIT Batang Diyakini Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Bupati Batang Wihaji saat memberikan keterangan kepada para awak media belum lama ini.

BATANG, GROBOGAN.NEWS-Hadirnya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Bupati Batang Wihaji optimistis berdampak pada sektor perekonomian. Ia meyakini, dengan adanya KIT Batang akan menggeliatkan perekonomian di Batang.

Menurut Wihaji, hal ini jadi strategi khusus yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Batang guna memulihkan kondisi perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

Pasalnya, KIT Batang menyedot animo investor dari beberapa negara yang dipastikan tahun depan menanamkan modalnya.

Baca Juga :  Program Pencanangan Kota Pendidikan Direalisasikan

“Filosofi Flower, Bee and Honey, atau adanya bunga akan menarik lebah dan menghasilkan madu,” kata Bupati Batang Wihaji dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (17/12).

Ia memaparkan filosofi tersebut untuk perumpamaan KIT Batang bak bunga, akan mengundang investor layaknya lebah mendatangi bunga.

“Kalau sudah seperti itu, akan menghasilkan madu atau pertumbuhan perekonomian serta lapangan pekerjaan yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Belum Usai, Pendaftar Jemaah Haji Asal Batang Alami Penurunan

Dijelaskannya, KIT Batang diproyeksikan untuk bersaing dengan Kawasan Industri (KI) luar negeri khususnya Vietnam.

“Jadi kompetitor kami bukan Kabupaten atau Kota lainnya di Indonesia, namun Vietnam. Untuk itu supaya mengundang investor dibutuhkan kepastian, ketegasan, keseriusan dan professionalisme dalam menyiapakan KI yang kompetitif serta representatif,” ujarnya.

Guna mewujudkan terget pertumbuhan perekonomian di tengah pandemi Covid-19 dan meningkat daya saing, Bupati Wihaji mengatakan inovasi harus terus digencarkan.

Baca Juga :  Pelaksanaan PPDB Dilaksanakan dengan Pembatasan dan Penerapan Prokes secara Ketat

“Pertumbuhan ekonomi, serta optimisme menjadi kunci terbebasnya negara dari situasi sulit. Untuk itu inovasi di dunia investasi harus terus dilakukan, termasuk kesiapan menyambut investor, baik sarana prasarana serta kemudahan perijinan akan terus kami lakukan guna menyambut masuknya investor ke KIT Batang,” terangnya.

Ia menyebutkan, sesuai instruksi Presiden, industri yang bergerak di bidang padat karya menjadi prioritas di KIT Batang. Frieda