PURWODADI, GROBOGAN.NEWS-Penertiban protokol kesehatan yang sedang digencarkan petugas belakangan ini rupanya dijadikan kesempatan oleh tersangka untuk melakukan aksi penipuan.

Fransisco pemuda yang baru berusia 28 tahun asal Desa Kunden, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan nekat mengaku sebagai anggota kepolisian, Fransisco tega menggondol handphone milik para korbannya.

Dengan modal tampilan postur tubuh yang tegap mirip seorang aparat berdalih tengah melakukan razia masker. Tak tanggung-tanggung, aksi tersebut sudah dilakukannya hingga tujuh kali.

Data yang dihimpun GROBOGAN.NEWS menyebutkan, polisi gadungan tersebut disergap petugas Reskrim Polsek Purwodadi di rumah kosnya di bilangan Jalan Cempaka Kota Purwodadi saat bangun tidur pada Sabtu (28/11) malam.

Dengan mengaku sebagai anggota kepolisian tersebut Fransisco (28) beraksi bak petugas yang tengah melakukan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan.

Tersangka mendatangi orang yang nongkrong di tepi jalan dan tak memakai masker dengan dalih protokol kesehatan lalu melakukan interogasi dan menakut-nakuti untuk menjatuhkan mental korbannya.

Setelah korban ketakutan, tersangka mengajak korbannya untuk bersama-sama pergi ke kantor polisi.  Namun sebelum itu tersangka menyita HP milik korban dengan alasan agar tak melarikan diri.

Halaman:
‹‹   1   2   3  

  Baca Selanjutnya ›   ››
  All