Warga Sragen Diingatkan untuk Tak Tergiur Bantuan untuk Lolos CPNS dan PPPK.  Bahaya!

Ilustrasi CPNS
Ilustrasi PNS
  • Bagikan

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Semua peserta CPNS dan PPPK tahun 2021 diingatkan untuk tidak tergiur dan terlena dengan iming-iming dari seseoang yang menawarkan bantuan bisa lolos seleksi.

Hal itu ditandaskan oleh Kepala Kantor Regional I BKN Yogyakarta, Anjaswari Dewi, seiring dengan berlangsungnya tahapan seleksi CPNS dan PPPK.

Anjaswari memastikan  tawaran tersebut adalah modus yang digunakan oknum-oknum tak bertanggung jawab yang ingin memanfaatkan kesempatan proses CPNS maupun PPPK.

Baca Juga :  Nestapa Balita Adi Saputra, Ayah Ibunya Tewas Kecelakaan dengan Truk di Sragen

Saat ini, jelas Anjaswari, untuk rekrutmen CPNS sudah memasuki masa ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) yang sudah dimulai 2 September kemarin.

“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hari dan jangan percaya terhadap oknum-oknum yang dapat membantu meloloskan menjadi CPNS maupun P3K,” paparnya kepada Joglossmarnews.com, Senin (6/9/2021).

Anjaswari menguraikan sistem seleksi CPNS dan PPPK sudah didesain sebaik mungkin dengan CAT (computer, assistant test).

Baca Juga :  Petani di Sragen Dapat Tawaran Kerja Sama Kemitraan dengan Konsep Pertanian Modern

Dengan sistem itu hasilnya bisa terjamin cepat, transparan, akuntabel, obyektif, bebas biaya dan bebas KKN. Sebaliknya ia mengimbau kepada para peserta ujian, untuk percaya diri pada kemampuannya dan belajar dengan giat.

“Peserta tes harus percaya diri, fokus, sehat dan tunjukan kemampuan yang maksimal. Sekali lagi jangan percaya iming-iming bantuan dari oknum siapapun, apalagi dengan embel-embel uang,” tandasnya.

Baca Juga :  Puluhan Kios dan Los di Pasar Tangen Sragen Terbakar, Ini Sebabnya

Sementara, Kepala BKPSDM Sragen, Sutrisna mengatakan dari hasil rapat teknis terakhir, untuk Sragen diperkirakan jadwal ujian SKD mulai 12 sampai 15 Oktober.

“Sragen setelah Wonogiri, Sukoharjo, Klaten. Setelah Sragen, Boyolali,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (1/9/2021).

Namun, ia menyampaikan rentang jadwal itu baru bersifat sementara. Nantinya masih akan dibahas kembali untuk mensinkronkan dengan daerah lain.

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan