Pemkab Sragen Diminta Tak Tebang Pilih Soal Hajatan di Masa PPKM

1602 bupati sragen tenan a
Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo
  • Bagikan

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengapresiasi warganya  yang proaktif jika melihat pelanggaran PPKM dan langsung memberikan laporan ke Bupati.

“Warga itu sekarang mulai inceng-incengan. Itu loh kono ada hajatan, langsung lapor Bupati. Jadi nggak usah kita keliling semua warga sekarang proaktif melapor,” papar Bupati Sragen kepada JOGLOSEMARNEWS.COM ditemui Pemkab kemarin.

Baca Juga :  Petani di Sragen Dapat Tawaran Kerja Sama Kemitraan dengan Konsep Pertanian Modern

Sebagaimana diketahui, meski larangan hajatan sudah diserukan, sejumlah warga di beberapa wilayah di Sragen masih saja nekat menggelarnya.

Namun Bupati Sragen mengingatkan saat ini warga sudah semakin kritis dan akan saling mengawasi ketika ada pelanggaran soal hajatan.

Baca Juga :  Baru Capai 40 Persen, Pemkab Sukoharjo Akhirnya Genjot Vaksinasi Covid-19

Bupati menyebut laporan soal warga yang nekat menggelar hajatan di masa PPKM masih sering masuk ke HP-nya.

Seperti yang terbaru di Desa Juwok, Kecamatan Sukodono di mana ada laporan masuk dari salah satu warga.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Sragen Makin Berkurang. Hanya Tambah 10 Kasus dalam Sehari

“Kemarin di Juwok Sukodono ada salah satu warga lapor ke HP saya. Lapor Bu Bupati, tapi saat didatangi Camat ternyata hanya akad nikah tidak lebih dari 10 orang. Memang pasang kajang tapi kecil,” urainya.

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan