GROBOGAN.NEWS Solo

Wanita Buruh Ngasak Padi Ini Tewas Mendadak di Sawah

Ilustrasi mayat / pixabay

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Tragis benar nasib buruh ngasask padi atau pemungut sisa gabah di sawah bernama Siti Khotijah (53) ini.

Saat menjalankan pekerjaannya, buruh ngasak asal Dukuh Trombol RT 22, Desa Ketro, Tanon, Sragen itu mendadak tewas di sawah, Jumat (2/7/2021) pagi.

Buruh paruh baya itu meninggal saat tengah mengais sisa gabah panenan di sawah wilayah Dukuh Canden, Ketro, Tanon. Siti diduga meregang nyawa karena kecapekan.

Data yang dihimpun di lapangan, insiden itu terjadi pukul 10.30 WIB. Korban sempat mengeluh lemas dan kemudian mengejang sebelum meninggal di jalan sawah Sapen-Jambeyan, Dukuh Canden.

Baca Juga :  Kasus Baru Covid-19 di Sukoharjo Bertambah 82 Orang, Sembuh 70 Orang

Kejadian bermula ketika pagi itu korban bersama temannya Fatomi (71), hendak menjalankan aktivitas ngasaknya.

Keduanya kemudian naik motor berboncengan menuju ke sawah lokasi kejadian yang sedang panen. Sesampainya di persawahan, korban dan temannya bersama-sama memulung padi sisa panenan yang tertinggal.

Baru beberapa saat, korban mendadak mengeluh tidak enak badan dan lemas. Mendapati hal itu, Fatomi kemudian meminta tolong kepada rombongan pemanen padi di sawah itu untuk membawa korban ke jalan.

Baca Juga :  Remaja Tewas Seketika Saat Motornya Menggasak Becak Kayuh di Jalan Tanon-Sragen

Korban sempat dikeroki oleh temannya itu. Namun beberapa saat berselang, ia sudah lemas dan kemudian mengembuskan nafas terakhirnya.

“Jadi pas lagi memulung sisa gabah panenan di sawah, korban tiba-tiba lemas lalu di bawah ke jalan sawah. Sempat dikeroki tapi kemudian meninggal dunia,” papar Kapolsek Tanon, AKP Primadhana Bayu Kuncoro, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (2/7/2021).

Baca Juga :  Polres Sragen Tangkap 2 Provokator Demo, Kapolres Imbau Warga Tak Terprovokasi

Menurut Kapolsek, tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan fisik dan medis, tidak ada kejanggalan dan korban diduga kuat meninggal akibat kelelahan atau kecapekan.

“Tidak ada tanda kekerasan. Dugaannya meninggal karena kelelahan. Hasil swab dari Puskesmas juga negatif,” tandas Kapolsek.

Karena keluarga sudah menerima sebagai musibah, jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Wardoyo

Berita ini sudah dimuat di  https://joglosemarnews.com/2021/07/memilukan-kelelahan-ngasak-sisa-padi-di-sawah-buruh-perempuan-asal-tanon-sragen-sampai-lemas-lalu-tewas-korban-sempat-ditolong-rombongan-tleser/