SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Setelah menyatakan tobat dan berbalik mendukung pemerintah, akhirnya Kades Jenar, Kabupaten Sragen, Samto justru ditunjuk menjadi duta vaksin.

Padahal, sebelumnya Kades Jenar tersebut menuai kontroversi setelah perlawanannya terhadap program PPKM dan menghujat pemerintah lewat baliho “Enak Jaman PKI”.

Baca Juga :  Pusat Pemerintahan Sragen Bakal Dipindahkan ke dekat Technopark. Anggarannya Lebih dari Rp 50 M

Samto dijadikan duta vaksin oleh Polres Sragen. Penyematan predikat duta vaksin itu dilakukan setelah yang bersangkutan dianggap sudah tobat dan mau berbalik mendukung pemerintah.

Bahkan, Samto sudah disuntik vaksin dan belakangan dinilai gencar melakukan sosialisasi ke warga.

“Betul, dijadikan duta vaksin untuk Kabupaten Sragen. Sekarang beliau tiap malam maraton keliling RT di dusun untuk sosialisasi vaksinasi bersama Kapolsek dan Danramil,” ujar Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi, kepada wartawan Selasa (27/7/2021).

Baca Juga :  Pemilik Warung HIK yang Sediakan Pil Koplo, Terancam 15 Tahun. Ia Mengaku Dipasok Pemilik Toko Kelontong Berinisial A

Kapolres mengatakan Samto memang sempat ramai diperbincangkan karena sikapnya yang menentang upaya pemerintah dalam penanggulangan Covid-19.

Bahkan yang bersangkutan sempat diproses oleh penyidik atas kasus baliho Enak Jaman PKI. Namun kemudian dilepaskan dari jerat pidana karena kondisi kesehatannya dianggap tidak memungkinkan dan sudah menyadari kesalahannya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Sragen Makin Berkurang. Hanya Tambah 10 Kasus dalam Sehari

Halaman:
‹‹   1   2   3  

  Baca Selanjutnya ›   ››
  All