GROBOGAN.NEWS Solo

Di Sragen, 2 Warga Meninggal Terpapar Covid-19 dan 40 Orang Demam dan Sakit dengan Indikasi Mengarah Covid-19

Ilustrasi Covid-19

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Dua orang warga Desa Srimulyo, Kecamatan Gondang, Sragen meninggal secara mendadak selama dua hari terakhir dengan dugaan mengarah terkonfirmasi Covid-19.

Tidak hanya itu, sekitar 40 warga kini juga dilaporkan mengalami gejala demam dan sakit ringan dengan indikasi kuat juga mengarah.

Atas insiden itu, pihak Muspika dan Pemdes langsung bergerak dengan melakukan penyemprotan desinfektan secara massal ratusan rumah di satu kebayanan yakni Kebayanan Pagah, Senin (22/6/2021).

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , sterilisasi massal itu dilakukan menyusul kematian dua warga terkonfirmasi di dusun tersebut. Keduanya meninggal dalam dua hari terakhir dengan satu di antaranya hasil swabnya positif.

Baca Juga :  Lawan Lewat Kasasi di MA, Terdakwa Kasus Korupsi Eks Dirut RSUD Sragen Dapat Pengurangan Hukuman 4,5 Tahun

“Iya benar. Hari ini warga kami bergotong royong bersama Muspika menggelar penyemprotan massal di satu kebayanan Pagah. Ini sebagai antisipasi untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Karena kemarin di kebayanan tersebut ada dua warga kami yang meninggal beruntun dalam dua hari ini,” papar Kades Srimulyo, Sri Prasetyo Utomo dikonfirmasi JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (21/6/2021).

Kades menguraikan penyemprotan massal itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Gondang berikut jajaran Satgas kecamatan.

Baca Juga :  Mengenaskan, Kakek Asal Sragen Ini Tewas Minum Racun Lantarn Depresi

Ada 15 warga yang diterjunkan untuk melakukan penyemprotan ke semua rumah di kebayanan Pagah.

Penyemprotan massal dilakukan atas inisiatif desa dan warga untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Cairan desinfektan pengadaan dari desa. Hari ini selain penyemprotan kita juga lakukan tracing massal. Karena ada 40 warga yang mengalami gejala sakit ringan dan mengarahnya ke sana. Artinya yang sakit kita data dan besok kita swab dari Puskesmas,” terang Kades.

Baca Juga :  10 Hari Sakit Tak Ada yang Merawat, Pria Warga Ngrampal Sragen Ini Ditemukan Tewas di Rumahnya Tepat di Hari Idul Adha

Ia menambahkan saat ini proses tracing kontak erat warga yang meninggal dan warga yang sakit di sekitarnya, masih berlangsung. Ada beberapa warga yang menolak diswab namun akan diupayakan pemahaman agar mau.

“Nanti kalau hasil swab ada yang positif lagi nanti satu atau dua minggu lagi kita semprot massal lagi. Ini ikhtiar kami bersama warga agar desa kami segera terbebas dari pandemi,” tegas Kades. Wardoyo

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2021/06/2-warga-meninggal-beruntun-terpapar-covid-dan-40-warga-alami-greges-greges-satu-kebayanan-di-gondang-sragen-langsung-disemprot-massal-kapolsek-terjun-pimpin-sterilisasi/