GROBOGAN.NEWS Solo

Jumlah Penumpang KRL Yogyakarta-Solo Alami Lonjakan Dratis Pasca Libur Lebaran

Ilustrasi

SOLO, GROBOGAN.NEWS-Tingkat keterisian penumpang kereta listrik (KRL) relasi Yogyakarta-Solo telah mengalami pertumbuhan.

Saat ini tingkat pertumbuhan penumpang kereta komuter tersebut telah menunjukkan tren yang positif setelah libur Idul Fitri 1442 H.

Hal tersebut dapat dipantau melalui berbagai indikator seperti naiknya grafik penumpang hingga bertambahnya jumlah pembeli kartu multi trip (KMT).

Menurut Anne Purba selaku VP Corporate Secretary KAI Commuter, jumlah penumpang KRL jurusan Yogyakarta-Solo telah mengalami kenaikan secara berangsur-angsur pasca libur Idul Fitri 1442 Hijriah.

Baca Juga :  Gerakan Minum Jamu Kembali Berkumdang di Boyolali, Ada Apa?

Ia juga menyebutkan, pada akhir pekan lalu, jumlah penumpang KRL jurusan Yogyakarta-Solo telah mencapai sekitar 9.000 orang penumpang per hari.

“Jumlah penumpang KRL Yogyakarta-Solo sudah berangsur-angsur naik setelah kebijakan pembatasan perjalanan selama libur Lebaran berakhir,” jelas dia.

“Pada akhir pekan lalu bahkan mencapai sekitar 9.000 penumpang per hari,” jelas Anne dalam keterangan resmi yang diterima, kemarin.

Dijelaskan oleh Anne lebih detail, setiap akhir pekan atau saat hari libur, jumlah penumpang KRL jurusan Yogyakarta-Solo selalu mengalami kenaikan.

Baca Juga :  Klaster Kudus di Miri Sragen Berlanjut. Muncul 14 Kasus Baru Positif Covid-19 di Beberapa Desa

Namun, kondisi tersebut akan jauh berbeda karakter pengguna KRL di wilayah Jabodetabek yang selalu padat pada hari kerja.

Setiap akhir pekan atau saat jumlah penumpang mengalami kepadatan, jumlah operasional KRL jurusan Yogyakarta-Solo bisa saja bertambah dengan adanya kereta tambahan.

Berdasarkan hasil grafik perjalanan, hanya terdapat sebanyak 20 perjalanan KRL setiap hari.

Namun, jumlah perjalanan tersebut bisa mencapai 27 perjalanan untuk mengakomodasi kebutuhan para penumpang.

Baca Juga :  Inilah Sejumlah Pembangunan Infrastruktur di Kota Solo yang Jadi Prioritas Wali Kota Gibran

“Sesuai grafik perjalanan, hanya ada 20 perjalanan KRL setiap hari. Namun, jumlah perjalanan bisa bertambah menjadi 21, 24 bahkan kami sempat menjalankan hingga 27 perjalanan untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang,” terang Anne.

Selain itu, tren kenaikan jumlah penumpang KRL juga dapat dipantau melalui jumlah pembeli KMT yang digunakan untuk mengakses perjalanan KRL jurusan Yogyakarta-Solo.

Hingga saat ini, jumlah KMT yang berhasil terjual telah mencapai sekitar 200.000 keping kartu.RIS