GROBOGAN.NEWS Solo

Halal Bihalal dengan Hiburan Goyang Dangdut Syuur Bikin Heboh, Plt Camat Sukoharjo Ditegur Bupati

Tangkapan layar video halal bihalal di Kecmatan Sukoharjo yang sempat viral /
IMG 20210522 WA0004
Tangkapan layar video halal bihalal di Kecmatan Sukoharjo yang sempat viral / istimewa

SUKOHARJO, GROBOGAN.NEWS – Selama masa pandemi Cobid-19, acara halal bihalal yang nerpotensi mengundang kerumunan, memang telah dilarang. Namun yang terjadi di Kecamatan Sukoharjo ini, halal bihalal sempat menjadi viral.

Pasalnya, hiburan dalam acara tersebut adalah goyang dangdut yang menampilkan penyanyi perempuan dengan pakaian dan goyangan yang syuur…

Kontan saja, acara tersebut mengundang kontroversi.

Informasi yang diperoleh,  acara halalbihalal itu dihadiri camat dan lurah se-Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Soloraya Melonjak, Ruang ICU di Lima RS Penuh Terisi Pasien Terpapar Corona

Pada bagian bakcdrop acara, tertera tulisan halal bi halal camat dan lurah se-Kecamatan Sukoharjo beserta jajaran PAC PDIP Sukoharjo. Video berdurasi sekitar 1 menit 38 detik.

Video tersebut menyebar di sejumlah akun media sosial. Tidak hanya itu ramai pula di beberapa grup WhatsApp.

Menanggapi video yang viral, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sukoharjo, Havid Danang, mengatakan memang dia hadir dalam kegiatan itu. Dia hadir lantaran diundang oleh PAC PDIP Kecamatan Sukoharjo.

Baca Juga :  Bertambah 116 Warga Positif Covid-19 di Sragen,  Korban Meninggal 3 Orang Sehari

Atas viralnya video itu, dia mengaku sudah dipanggil oleh Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo, Etik Suryani-Agus Santosa.

“Sudah dipanggil dan ditegur oleh Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo,” kata Plt Camat kepada wartawan, Jumat (21/5/2021).

Kasus selanjutnya diserahkan kepada Inspektorat Sukoharjo. Dia masih menunggu pemanggilan untuk mengikuti pemeriksaan.

Baca Juga :  Prihatin Merebaknya Wabah Covid-19, Puluhan Anggota Pemuda Pancasila Kalijambe Sragen Lakukan Penyemprotan Massal

Dia mengklaim acara itu sudah dibatasi hanya 52 orang yang hadir. Saat acara hanya ada sambutan hanya dari Ketua PAC PDIP. Setelah itu makan bakso dan pulang.

“Kami meminta maaf kepada seluruh instansi dan lapisan masyarakat,” tandas dia.

Dia mengaku hiburan dangdut merupakan sumbangan salah satu anggota partai. Hiburan memang di luar skenario. Aris

Berita ini sudah dimuat di https://joglosemarnews.com/2021/05/viral-video-halal-bi-halal-saat-pandemi-dihadiri-lurah-dan-camat-sukoharjo-padahal-pemkab-melarang-masyarakat-tak-gelar-acara-serupa/