GROBOGAN.NEWS Solo

Jelang Lebaran, Stok Ketersediaan Pangan di Pasar Boyolali Dipastikan Aman

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Boyolali, Karsino yang ikut melalukan monitoring di Pasar Sunggingan pada Selasa (11/5) lalu. Ist

BOYOLALI, GROBOGAN.NEWS-Jelang Idul Fitri 1442 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Boyolali menggelar kegiatan operasi pasar tradisional.

Kegiatan itu bertujuan utuk mengetahui harga, persediaan dan keamanan pangan, sekaligus untuk menjaga stabilitas harga pangan sebelum dan sesudah Lebaran.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Boyolali, Karsino yang ikut melalukan monitoring di Pasar Sunggingan pada Selasa (11/5) menjelaskan, stok kebutuhan pangan di Kabupaten Boyolali masih terbilang stabil.

Baca Juga :  Isu Tuyul Merajalela di Kalijambe Sragen. Uang di Dompet dan Kas Masjid Ludes

“Setelah kami cek ke pasar-pasar yang besar, alhamdulillah untuk masalah stok barang sembako yang dibutuhkan masyarakat aman, surplus. Tidak ada stok yang kurang, surplus,” jelasnya.

Beberapa komoditas menjadi titik fokus dari operasi pasar ini karena lazim dicari masyarakat menjelang Lebaran. Antara lain cabai, bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, telur, gula pasir, dan beras.

Sebagai informasi, estimasi ketersediaan pangan sampai dengan 8 Mei 2021adalah sebagai berikut, komoditas padi/beras surplus 38.419 ton, jagung surplus 77.153 ton, kedelai defisit 7.053 ton.

Baca Juga :  Belasan Makam di Plupuh Sragen Hanyut ke Sungai Tengkorak dan Tulang Belulang Bermunculan

Selanjutnya komoditas cabai merah surplus 631 ton, cabai rawit surplus 1.277 ton, bawang merah surplus 5.464 ton dan bawang putih defisit 358 ton. Kemudian komoditas daging sapi surplus 3.405 ton, daging ayam 4.585 ton, dan yang terakhir telur surplus 6.929 ton.

“Yang paling pokok dan terpenting adalah stok. Jangan sampai stok barang sembako yang diminati oleh masyarakat itu tidak ada,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Melonjak, PPKM Diperpanjang Seluruh Tempat Wisata Ditutup  

Pihaknya mengimbau masyarakat agar berbelanja sesuai dengan kebutuhan. Warga diminta tidak menimbun barang agar ketersediaan di pasar tetap aman.

Operasi pasar ini terbagi menjadi dua tim. Tim I mengunjungi Pasar Pengging, Pasar Boyolali dan Pasar Sunggingan yang berada di Kecamatan Boyolali Kota. Sedangkan Tim II melakukan operasi pasar di Pasar Ampel dan Pasar Karanggede. Arya