GROBOGAN.NEWS Solo

Sanksi Tegas Menanti Warga yang Nekat Konvoi Malam Takbiran

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

SOLO, GROBOGAN.NEWS-Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memastikan pihaknya menyiapkan sanksi tegas bagu warga yang nekat menggelar konvoi malam takbiran.

Kapolresta Solo menegaskan perayaan takbiran keliling dilarang termasuk takbiran keliling di permukiman.

Untuk itu, jajaran Polresta Solo telah membentuk tim khusus untuk mencegah kerumunan termasuk konvoi malam Idul Fitri.

Baca Juga :  Bertambah 116 Warga Positif Covid-19 di Sragen,  Korban Meninggal 3 Orang Sehari

Pos pengamanan dan petugas yang bergerak bakal membubarkan jika ditemukan konvoi takbiran.

“Tim itu khusus bertugas di pusat-pusat kerumunan yang berwenang untuk membubarkan kerumunan,” kata Ade, Senin (10/5/2021).

Dia memaparkan, larangan konvoi malam takbiran beradarskan pengalaman tahun lalu, dimana angkat kenaikan Covid-19 di Solo tercatat meningkat.

Baca Juga :  Klaster Kudus di Sragen Bertambah 11 Kasus Lagi

“Lima tim pengurai khusus kerumunan yang tersebar di seluruh kecamatan Kota Solo. Tim itu khusus bertugas di pusat-pusat kerumunan yang berwenang untuk membubarkan kerumunan,” ujarnya.

Mantan Kapolres Karanganyar itu menambahkan, larangan menyalakan petasan juga didengungkan. Ia tidak memberi penangguhan penahanan kepada pelaku yang menyalakan petasan dan dijerat UU Darurat No.12/1951 yang mengatur tentang bahan peledak. Prabowo

Baca Juga :  Airlangga: Tingkat Kebermanfaatan Capai 91%, Program Pra Kerja Semester II 2021 Segera Dibuka