GROBOGAN.NEWS Kudus

Sandiaga Uno Minta Bupati Jepara Siapkan Rencana Pemasaran Terintegrasi di Sektor Pariwisata Karimunjawa

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno pada diskusi virtual gerak bersama untuk desa wisata dan desa wirausaha di Jawa Tengah secara virtual, Senin (10/5/2021).Ist

JEPARA, GROBOGAN.NEWS-Bupati Jepara diminta menyiapkan rencana pemasaran pariwisata Karimunjawa secara terintegrasi. Salah satunya, pola perjalanan wisatawan (travel pattern).

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno pada diskusi virtual gerak bersama untuk desa wisata dan desa wirausaha di Jawa Tengah secara virtual, Senin (10/5/2021).

Menurutnya, dengan dibuatnya travel pattern tersebut, dapat menjadi guidance atau panduan bagi para travel agent dalam menyusun produk paket wisata Karimunjawa, sehingga akan semakin memperkuat destinasi.

Baca Juga :  Terkena Operasi Penyekatan, Sejumlah Pengendara Asal Kudus Terdeteksi Terpapar Covid-19

“Tidak hanya wisatanya, tapi juga produk kreatif dan digital yang ada di sana harus digarap,” kata dia.

Dikatakannya, saat ini desa wisata merupakan program unggulan Kemenparekraf RI, sehingga harus mampu ditangkap oleh kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, termasuk Jawa Tengah. Industri pariwisata akan diarahkan untuk bisa bertahan dalam segala kondisi, termasuk di tengah pandemi saat ini.

Baca Juga :  Selesai Isolasi Terpusat di Asrama Haji Donohudan 307 Warga Kudus Dipulangkan, 3 Warga Wafat saat Jalani Isolasi Terpusat   

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan, untuk pengembangan desa wisata, pihaknya telah mengadakan lomba desa untuk memacu pembangunan. Terutama masalah inovasi dan keterlibatan swadaya masyarakat.

Disampaikan, selain Karimunjawa, tercatat 24 desa memiliki potensi ini. Misalnya Desa Bondo (Bangsri), Tanjung (Pakis Aji), dan Tempur (Keling) desa wisata berbasis alam.

Baca Juga :  Dua Terduga Pelaku Pembunuhan dengan Korban Seorang Anak Jalanan di Kudus Diringkus

Kemudian Desa Mulyoharjo (Jepara), Troso (Pecangaan) dan Petekeyan (Tahunan) berbasis ekonomi kreatif. Juga Desa Kendengsidialit (Welahan), berbasis budaya.

“Selain pembangunan fisik. Kami juga mengusulkan ke Gubernur Jateng untuk mendapatkan Bankeudes wisata dan telah mendapat alokasi untuk beberapa desa,” kata Andi, sapaan akrabnya. Nor