Ditangkap Polisi Atas Tuduhan Terlibat Kasus Terorisme, Eks Sekjen FPI, Munarman Siapkan Praperadilan

Munarman saat ditemui di kantor Dewan Pimpinan Pusat FPI, Petamburan, Jakarta Barat, pada Senin, 11 November 2019 / tempo.co
  • Bagikan

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Dengan dugaan terlibat dalam sejumlah aksi terorisme, tim Densus 88 Antiteror  akhirnya menangkap eks Sekjen Front Pembela Islam (FPI), Munarman pada Selasa (27/4/2021) sore.

“Dugaan keterlibatan saudara M, yaitu terkait dengan aksi-aksi terorisme yang terjadi beberapa waktu lalu,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan di Polda Metro Jaya, Selasa (27/4/2021).

Baca Juga :  Satu dari 7 Saksi Kasus Korupsi Perum Perindo Tewas di Ruang Sidang Kejagung

Dia mengatakan, Munarman saat ini ditahan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, dan masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Sebagaimana diketahui, Munarman ditangkap di kediamannya, yang berlokasi di Perumahan Modern Hills, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Selasa sore, sekira pukul 15.30 WIB.

Baca Juga :  Ironis! 82 Persen Koruptor yang Ditangkap KPK Lulusan Perguruan Tinggi

Usai penangkapan, polisi menggeledah bekas kantor FPI di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Dalam penggeledahan itu polisi menemukan sejumlah benda yang diduga  bahan peledak, yang diklaim mirip dengan kasus teroris Condet.

“Ada beberapa botol plastik yang berisi cairan TATP (triacetone triperoxide). Cairan TATP ini merupakan aseton yang digunakan untuk bahan peledak yang mirip dengan yang ditemukan di Condet dan Bekasi beberapa waktu lalu,” kata Ahmad.

Baca Juga :  Resmi Berlaku, Harga Tes PCR Rp 275.000 untuk Jawa-Bali, Luar Jawa-Bali Rp 300.000

Selain itu, polisi juga menemukan beberapa tabung yang isinya merupakan serbuk mengandung nitrat jenis aseton, beberapa dokumen, dan sejumlah atribut milik FPI. Barang-barang yang ditemukan itu disebut masih didalami.

Kegiatan Baiat

  • Bagikan