Disambangi Gubernur Ganjar, Beginilah Isi Curahan Hati Ledek Lasmi, Legenda Tayub Grobogan

Gubernur Ganjar Pranowo duduk lesehan di atas tikar di rumah sederhana legenda Tayub Grobogan di Dusun Sambong Harjo, Desa Kalisari, Kecamatan Kradenan Grobogan itu.
  • Bagikan

KRADENAN, GROBOGAN.NEWS-Alunan lagu Caping Gunung itu mengalun merdu dari mulut legenda Tayub Grobogan, Lasmi Sulastri. Lagu itu dinyanyikan khusus untuk menyambut tamu spesial yang mengunjunginya, yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

“Sugeng rawuh Pak Ganjar, monggo pinarak (selamat datang pak Ganjar, silahkan duduk),” sapa Lasmi pada Ganjar usai menyanyikan lagu untuk menyambut tamunya itu.

Ganjar pun langsung duduk lesehan di atas tikar. Tak ada kursi, meja, atau ornamen menonjol di rumah sederhana di Dusun Sambong Harjo, Desa Kalisari, Kecamatan Kradenan Grobogan itu. Hanya  gambar sepasang penari tayub dan sebuah foto Lasmi semasa muda yang terlihat menghiasi sisi salah satu dinding ruangan.

Baca Juga :  Membangun Kesadaran Pajak dengan Melibatkan Tim Penggerak PKK Grobogan

Di rumah itu Ganjar dan Lasmi terlibat perbincangan hangat. Diselingi canda tawa, Ganjar mendapat banyak cerita tentang masa lalu Lasmi yang moncer di dunia seni pada zamannya. Ganjar bahkan sempat meminta Lasmi melantunkan beberapa tembang, dan Lasmi begitu saja menurutinya dengan gembira. Sesekali, di sela-sela menyanyi, Lasmi berkisah tentang perjalanan hidupnya.

Baca Juga :  Cuaca Hari Ini Senin, 25 Oktober 2021: Grobogan Berpotensi Hujan Lebat, Mayoritas Jateng Diperkirakan Cerah dan Berawan

“Kula mpun (saya sudah) 41 tahun Pak berkecimpung di kesenian. Mulai dari karawitan, sinden wayang, ketoprak dan tayub. Ya nguri-nguri kabudayan jawi (melestarikan budaya Jawa) Pak, dari dulu sampai sekarang,” ujar waranggono berusia 61 tahun ini. Waranggano adalah sebutan untuk pesinden tunggal dalam pagelaran wayang atau karawitan.

Lasmi mengatakan, ia pernah tampil dengan bayaran hanya Rp15.000 untuk tiga orang. Zaman itu, bayaran sejumlah itu sudah sangat besar. Dan dari sana, ia terus menekuni dunia seni tayub hingga sukses dan terkenal. Ia bahkan pernah beberapa kali mengikuti sejumlah rekaman.

Baca Juga :  Persipur Optimistis Raih Kemenangan Melawan Persibat pada Awal November Mendatang

“Riyen laris pak, mboten nate prei (dulu terkenal dan banyak undangan manggung, tidak pernah libur). Keliling ke sejumlah tempat, ikut rekaman dan lain-lain,” terangnya.

Tidak hanya mahir menyanyi, Lasmi bahkan mampu menciptakan lagu karyanya sendiri. Salah satu lagunya yang paling terkenal adalah ‘Rondo Ngguguk’ yang kemudian ia perdengarkan pada Ganjar, beserta beberapa lagu lain yang ia catat dalam sebuah buku usang.

  • Bagikan