GROBOGAN.NEWS Semarang

Yuliyanto Dukung Penuh Gerakan “Jateng di Rumah Saja” dari Gubernur Ganjar Pranowo

Ilustrasi Wali Kota Salatiga, Yuliyanto telah melantik dan memimpin pengambilan sumpah/ janji jabatan dan pelantikan kepala sekolah/ kepala satuan pendidikan nonformal sejenis sanggar kegiatan belajar, di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2021. Ist

SALATIGA, GROBOGAN.NEWS-Guna menekan penambahan kasus Covid-19, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah mengeluarkan kebijakan gerakan “Jateng di Rumah Saja”. Kebijakan ini didukung penuh Wali Kota Salatiga, Yuliyanto.

Yuliyanto menyampaikan, program tersebut menjadi ikhtiar untuk menekan kasus Covid-19.

“Program dari Pak Gubernur menjadi ikhtiar untuk menekan kasus Covid-19,” terang Yuliyanto, Selasa (2/2).

Baca Juga :  Diduga Akibat Lupa Matikan Kompor, Enam Bangunan di Depan APAC INTI Bawen Hangus Dilalap Api

Yuliyanto juga menyebutkan, saat ini, Kota Salatiga menjadi daerah lintasan Solo dan Semarang, sehingga banyak orang yang lalu lalang.

“Pengendalian Covid-19 tidak hanya bertumpu pada pemerintah atau Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 saja.

Kendati memberikan dukungan digulirkannya gerakan Jateng di Rumah Saja, Yuliyanto mengaku belum mengetahui teknis penerapannya.

“Teknis penerapannya kita belum tahu karena belum menerima surat edaran dari provinsi. Namun kita siap melaksanakan dengan dukungan dari provinsi,” imbuh dia.

Baca Juga :  Ruas Jalan Pantura di Kaligawe Masih Tergenang Banjir, Sepeda Motor dan Mobil Pribadi Diimbau Lewat Jalur Alternatif  

“Kami akan berkoordinasi dengan Polri dan TNI. Jika ada kebijakan lintas wilayah, tetap berkomunikasi dengan Polri dan TNI. Kita bahu membahu mengatasi Covid-19, termasuk masyarakat kami minta untuk mematuhi protokol kesehatan,” sambung dia.

Baca Juga :  Vaksinasi Gelombang II Sudah Dimulai, Ditargetkan Selesai dalam Satu Pekan, Difokuskan untuk Petugas Pelayanan Publik, Jurnalis Juga Diprioritaskan

Yulitanto terus menekankan kepada masyarakat untuk terus melakukan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menghindari kerumunan). Koordinasi harus dilakukan  secara berjenjang dari mulai tingkat RT, RW dengan satu arahan dan satu kebijakan.

“Masyarakat harus lebih disiplin, tingkatkan koordinasi, dan harus memfilter siapa saja yang masuk ke lingkungannya,”jelasnya. Ari B