GROBOGAN.NEWS Kudus

Tangki Solar Tiba-tiba Meledak, Gudang Pabrik Kerupuk di Desa Terban Kudus Terbakar

Petugas gabungan saat berupaya memadamkan api gudang pabrik pembuatan krupuk di Desa Terban, Jekulo, Kudus, terbakar, Minggu (14/2). Ist

KUDUS, GROBOGAN.NEWS-Akibat tangki solar meledak, gudang pabrik pembuatan krupuk di Desa Terban, Jekulo, Kudus, terbakar, Minggu (14/2).

Peristiwa ini terjadi di pabrik pembuatan krupuk milik Farikin di kawasan RT 1 RW 8, Desa Terban.

Akibat peristiwa ini dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun, akibat peristiwa kebakaran ini korban mengalami kerugian mencapai Rp20 juta.

Baca Juga :  Sidak ke Desa Banyuputih Zona Merah Covid-19 di Jepara, Gubernur Ganjar Tekankan Disiplin Prokes di Sektor Industri

Berdasarkan keterangan dari Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus, Budi Waluyo, peristiwa ini terjadi pada Minggu sekira puku; 10.30 WIB.

Ia menyebutkan peristiwa tersebut kebakaran tersebut terjadi saat pabrik sedang beroperasi. Secara tiba-tiba tangki solar yang digunakan untuk proses produksi tiba-tiba meledak.

“Berdasarkan keterangan para saksi, kebakaran dipicu akibat tangki solar yang tiba-tiba meledak,” terang Budi,

Baca Juga :  Pemkab Kudus Berlakukan Gerakan Tujuh Hari di Rumah Saja

Kejadian tersebut sontak membuat beberapa pekerja yang ada di lokasi langsung keluar menyelamatkan diri. Untungnya, tidak ada pekerja yang terluka akibat ledakan tersebut.

Namun, ledakan tersebut kemudian membuat nyala api di ruang produksi semakin membesar. Api kemudian melalap beberapa bagian gudang.

“Tak berapa lama kemudian sejumlah mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman api. Dengan dibantu aparat Polri/TNI dan masyarakat setempat, tiga unit kendaraan pemadam dari BPBD, PT PURA dan PT Starfod bahu membahu untuk menjinakkan api hingga api berhasil dipadamkan,” imbuh dia.

Baca Juga :  Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19 di Kudus, Gubernur Ganjar Terus Beri Perhatian Khusus

“Setelah api berhasil dipadamkan, namun ada beberapa bagian gudang yang rusak akibat dilalap api,” imbuh dia. Nor Ahmad