GROBOGAN.NEWS Semarang

Diduga Akibat Lupa Matikan Kompor, Enam Bangunan di Depan APAC INTI Bawen Hangus Dilalap Api

Petugas pemadam kebakaran dari Posko Ambarawa dan Ungaran saat berupaya memadamkan api kejadian kebakaran yang menghanguskan enam bangunan kios (warung) wilayah Hajosari, Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (21/2) malam. 

UNGARAN, GROBOGAN.NEWS-Ganasnya kobaran api menghanguskan enam bangunan kios (warung) wilayah Hajosari, Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (21/2) malam.

Insiden kebakaran ini melanda  enam warung yang berdiri di depan PT APAC INT CORPORA (APAC INTI) di bilangan Jalan Soekarno-Hatta Harjosari, Bawen.

Data yang berhasil dihimpun, kejadian kebakaran terjadi pada Sabtu (21/2) sekira pukul 20.40 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian ini. Hanya para pedagang yang kiosnya terbakar mengalami kerugian .

Peristiwa ini berawal adanya kompor pada salah satu warung nasi meledak.  Kobaran api langsung merembet ke bangunan kios tersebut.  Akibat material bangunan kios dari bahan yang mudah terbakar, api pun semakin membesar.

Baca Juga :  Wali Kota Salatiga Terpapar Covid-19, Sekda Tegaskan Tidak Terima Tamu Dinas dari Luar Kota Maupun Studi Banding ke Luar Kota, Roda Pemerintahan Dipastikan Berjalan Normal

Kobaran api yang cepat membesar pun merembet ke bangunan yang lain yang kebetulan letaknya berdekatan. Lima bangunan kios lain yang berada di sisi kanan dan kiri pun akhirnya hangus terbakar.

Para warga sempat melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya.

Staf Damkar Kabupaten Semarang Suripto Budi Raharjo, mengungkapkan, kejadian tersebut sekitar pukul 20.35 WIB, yang disebabkan dari salah satu warung nasi rames yang terbakar.

Baca Juga :  Program Khusus Pembangunan Desa Berbasis Dusun di Kendal Resmi Diluncurkan, Inilah Mekanismenya   
Foto kebakaran 2
Petugas pemadam kebakaran dari Posko Ambarawa dan Ungaran saat berupaya memadamkan api kejadian kebakaran yang menghanguskan enam bangunan kios (warung) wilayah Hajosari, Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (21/2) malam. Ist

Disebutkan, penyebab kebakaran diduga berasal dari kompor kios nasi rames yang lupa dimatikan.

Kebakaran menyebabkan 6 orang kehilangan bangunan kios miliknya, yakni kios milik Sri, Rohadi, Salamah, Bari, Meneng, dan Rohman.

“Tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat kebakaran saat ini masih dihitung petugas,” tambahnya.

“Kami menerima laporan adanya kejadian kebakaran pada Sabtu malam sekira pukul 20.35 WIB. Anggota kami langsung sigap meluncur ke lokasi kebakaran pada pukul 20.45 WIB,” terang dia

“Data awal yang berhasil dihimpun, kejadian ini diduga kuat akibat salah seorang pedangan warung nasi rames lupa mematikan kompor hingga akhirnya menimbulkan kebakaran,” sambung dia.

Baca Juga :  Antisipasi Penularan Covid-19, Seluruh Objek Wisata di Kabupaten Semarang Ditutup Sementara, Empat Kecamatan Masuk Zona Merah

Ia melanjutkan, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa hanya kerugian material saja yang saat ini masih dalam penghitungan oleh para pemilik warung atau kios tersebut.

Dengan upaya yang keras, api berhasil dipadamkan setelah 2 unit mobil pemadam dari Posko Ambarawa dan Posko Ungaran dibantu relawan tiba di lokasi.

“Api berhasil dijinakan sekira pukul 21.30 WIB. Hingga kini kerugian material dari para korban masih dalam proses penghitungan,” imbuh dia. Ari B