SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Ketua PSHT Cabang Sragen, Surtono mengatakan, Kasus pencabulan ternyata tidak hanya terjadi pada  lima siswi perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) asal Gondang Sragen oleh oknum pelatihnya berinisial T (58) saja.

Menurutnya, kejadian serupa tak hanya terjadi di Parluh 16 saja. Bahkan, di Parluh 17 pun sebenarnya juga ada kasus dugaan amoral yang melibatkan warganya.

Baca Juga :  Blaik! Ngakunya Begituan dengan Istri, Nyadar-nyadar Ternyata dengan Anak Kandung Sendiri!

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia mengatakan kasus amoral itu terjadi di ranting Gesi. Menurut informasi yang diterimanya, ada warga Parluh 17 yang diamankan karena diduga telah menyelingkuhi istri orang.

“Jadi nggak hanya Parluh 16 saja yang disebut. Karena di 17 (Parluh) juga ada kasus warga di Gesi yang ndemeni (menyelingkuhi) istri orang. Lalu di Tanon juga ada kasus serupa,” paparnya, Sabtu (5/12/2020).

Baca Juga :  Menggembirakan, Kasus Covid-19 di Sragen Hanya Tambah 6 Orang Saja

Meski tak sampai diproses hukum karena berakhir kekeluargaan, Surtono menyampaikan fakta itu perlu dicuatkan sebagai pengimbang.

Bahwa kasus dugaan pelanggaran atau amoral oleh oknum warga PSHT sebenarnya tidak hanya di 16 tapi di 17 pun juga ada. Sehingga tidak ada kesan bahwa yang dimunculkan seolah-olah hanya kasus di salah satu parluh saja.

Baca Juga :  Polres Sragen Mulai Gelar Operasi Patuh Candi. Ini yang Perlu Diperhatikan!

Halaman:
‹‹   1   2   3  

  Baca Selanjutnya ›   ››
  All