GROBOGAN.NEWS Grobogan

Kecelakaan Maut di Jalan Purwodadi-Blora, Pasca Kecelakaan Wanita Paruh Baya Tewas saat Mendapat Perawatan di Rumah Sakit

PURWODADI, GROBOGAN.NEWS-Supiyah wanita paruh baya asal Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo mengalami nasib tragis. Wanita berusia 56 tahun ini meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di rumah sakit sesaat setelah mengalami kecelakaan, Kamis (3/12).

Data yang dihimpun, peristiwa kecelakaan maut ini terjadi di Jalan Raya Purwodadi-Blora tepatnya di depan SD N 3 Getasrejo terjadi sekira pukul 03.00 WIB dini hari.

Kanit Laka Lantas Polres Grobogan, Iptu Candra Bayu Septi, saat dikonfirmasi awak media membenarkan terjadinya kecelakaan maut tersebut.

“Korban tewas di lokasi kejadian dengan luka berat di bagian kepala, telinga dan cedera kepala berat (CKB) dalam kondisi tidak sadar dan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di rumah sakit,” terang dia.

Baca Juga :  Truk Pengangkut Galon Air Dari Klaten Terguling Di Depan Tempat Pemakaman Umum Di Desa Jatilor

Ia menyebutkan lebih detail, kronologi kecelakaan ini berawal saat korban yang mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi K 3905 Z melajut dari arah timur menuju ke barat dengan kecepatan sedang.

Menurut dia, diduga saat mengendarai posisi kendaraan korban terlalu ke kanan. Nahas, saat tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melaju sepeda motor yang belum terindentifikasi bertabrakan dengan korban.

Baca Juga :  454 Calon PNS di Lingkungan Pemkab Grobogan Terima SK CPNS

“Berdasarkan keterangan sementara, diduga karena terlalu berdekatan kedua kendaraan terlibat kecelakaan (beradu banteng),” terang dia.

Lebih detail, ia mengungkapkan, warga yang melihat adanya insiden ini langsung melaporkan ke unit Laka Lantas Polres Grobogan. Menurut dia, jajarannya bersama tim medis dari PSC 119 Dinas Kesehatan Grobogan langsung menuju ke tempat kejadian perkara.

“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Soedjati Purwodadi. Namun saat menjalani perawatan nyawa korban tidak tertolong,” imbuh dia.

Baca Juga :  Waspada Jika Bandel Gelar Hajatan ! Tak Berizin dan Langgar Protokol Kesehatan, Gelaran Hajatan di Kradenan dan Karangrayung Dibubarkan

Atas kejadian tersebut, Iptu Candra Bayu Septi kembali mengingatkan kepada masyarakat agar berhati-hati saat berkendara. Arya Utama