SEMARANG, GROBOGAN.NEWS-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus bekerja keras dalam menangani pandemi virus corona atau Covid-19 di wilayahnya.

Salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan cara tracing terus dilakukan. Bahkan, jumlah pengetesan di provinsi yang dipimpin Ganjar Pranowo ini telah melampaui target tes yang ditetapkan WHO.

Dalam standar tes Covid-19 yang ditetapkan WHO, pemeriksaan yang harus dilakukan adalah 1/1.000 penduduk perminggu. Dengan jumlah penduduk Jawa Tengah sekitar 34 juta orang, maka standarnya ada 34.000 orang yang dites di Provinsi ini.

“Jumlah testing PCR di Jawa Tengah pada minggu ke-48 adalah 70.053 tes. Padahal sesuai target WHO yang mensyaratkan 1/1.000 penduduk per minggu, seharusnya hanya 34.000 warga yang dites. Jadi, jumlah tes kita dua kali lebih tinggi dari target WHO,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo, saat ditemui di kantornya, beberapa waktu lalu.

Yulianto menerangkan, tingginya tes di Jateng ini tentu berpengaruh pada tingginya angka kasus positif Covid-19. Sebab semakin banyak tes yang dilakukan, maka akan semakin banyak kasus yang ditemukan.

Halaman:
‹‹   1   2   3   Baca Selanjutnya ›   ››   All