GROBOGAN.NEWS Kudus

Bus Pengangkut Peziarah Tabrak Pohon di Dawe Kudus, Diduga Alami Rem Blong

Diduga alami rem blong, bus pengangkut peziarah alami kecelakaan tunggal menabrak pohon di turunan Jalan Dawe Gembong, Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Rabu (2/12). Foto : Istimewa

KUDUS, GROBOGAN.NEWS-Diduga alami rem blong, bus pengangkut peziarah alami kecelakaan tunggal di turunan Jalan Dawe Gembong, Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Rabu (2/12).

Laju bus yang tidak terkendali terhenti setelah menabrak pohon. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

Data yang dihimpun menyebutkan, pengemudi Bus Hino bernopol F 759 OB, Ade Supriadi menceritakan sedang membawa peziarah dari Sukabumi berjumlah 52 orang.

Saat berjalan dari arah utara melaju ke selatan dengan kecepatan sedang, bus yang dikendarainya mengalami rem blong.

Laju yang tidak terkendali menyebabkan bus oleng ke kanan kemudian menabrak pembatas jalan dan pohon hingga bisa berhenti.

Baca Juga :  Seluruh Calon PNS Ditekankan Membangun dan Menjaga Integritas

Kanit Laka Satlantas Polres Kudus, Ipda Fiman Abit Prasetya, saat dikonfirmasi memastikan akibat peristiwa kecelakaan ini tidak ada korban jiwa.

Ia juga memastikan peristiwa kecelakaan bus pariwisata PT Karomah Mandiri Sejahtera yang membawa puluhan peziarah murni kecelakaan tunggal.

“‎Akibat kecelakaan ini tidak ada korban jiwa maupun luka. Bus hanya mengalami kerusakan material pada bagian depan,” terang dia.‎

Dijelaskannya lebih detail, tidak lama setelah kejadian ini, jajarannya langsung terjun ke lokasi. Menurut dia, akibat kecelakaan ini tidak menyebabkan terjadinya kemacetan. Petugas langsung melakukan evakuasi badan bus.

“Badan bus juga sudah diamankan agar tidak menganggu lalu lintas kendaraan lainnya. Kerusakan bus di bagian bodi depan yang penyok,” ujarnya.

Baca Juga :  Malu Dipasang Label di Tembok Rumah, 16 Keluarga Penerima PKH Mundur setelah 

Sekedar diketahui, pemeliharaan kendaraan terlebih bus pariwisata usahakan tak hanya sekedar untuk memperpanjang usia mobil, tetapi berguna agar kendaraan tetap terjaga.

Dengan melakukan pemeliharaan, pemilik akan menyadari dan mendeteksi sejak dini apa saja masalah-masalah mobil yang tengah dialami mobilnya sebelum masalah itu menjadi besar mengakibatkan hal yang fatal.

Salah satu masalah pemeliharaan paling umum yang dapat menyebabkan kecelakaan adalah tekanan ban yang tidak tepat. Tekanan yang tidak merata pada ban bukan hanya dapat memengaruhi kinerja bahkan juga bisa menyebabkan ledakan, terutama saat mobil berada pada kecepatan tinggi.

Baca Juga :  Terlibat Kecelakaan, Pengendara Sepeda Motor Alami Luka Serius Setelah Ditabrak Truk  

Wilayah yang tak kalah penting ada pada rem mobil. Pengemudi harus detail mendeteksi tekanan pada pedal rem. Jika merasakan getaran ketika rem diterapkan, sebaiknya segera dilakukan pengecekan. Nor Ahmad