Video Adzan dengan Ajakan Jihad Viral di Media Sosial, Wamenag: Jika Maksudnya Pesan Berperang Jelas Tidak Relevan

Ilustrasi masjid. Foto: pexels.com
  • Bagikan

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Sebuah video kumandang adzan menjadi viral di media sosial. Video adzan tersebut viral lantaran ada yang berbeda dengan seruan adzan pada umumnya, yakni dengan mengubah kalimat “hayya ‘alas-shalah” menjadi “hayya ‘alal-jihad”.

Dalam video yang beredar di media sosial tampak sejumlah orang berpakaian putih berdiri di belakang muadzin yang mengumandangkan adzan. Saat muadzin menyerukan kalimat “hayya ‘alal-jihad”, orang-orang di belakangnya menjawab seruan itu sambil mengepalkan tangan ke atas.

Baca Juga :  Novel Baswedan Laporkan Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli ke Dewas KPK Terkait Pelanggaran Kode Etik

Kalimat adzan umumnya menyerukan kalimat “hayya ‘alas-shalah” yang berarti “mari kita mendirikan sholat” yakni ajakan untuk melakukan sholat. Sementara “hayya ‘alal-jihad” dapat diartikan sebagai ajakan untuk berjihad.

Menanggapi video adzan yang viral tersebut, Wakil Menteri Agama (Wamenag) KH Zainut Tauhid Sa’adi mengaku belum memahami konteks dari pembuatan video tersebut, apakah sebatas membuat konten media sosial atau ada pesan khusus yang ingin disampaikan.

Baca Juga :  Ironis! 82 Persen Koruptor yang Ditangkap KPK Lulusan Perguruan Tinggi

Menurutnya, jika adzan itu dimaksudkan untuk menyampaikan pesan perang, maka seruan jihad dalam pengertian perang sangat tidak relevan disampaikan dalam situasi damai seperti di Indonesia saat ini.

  • Bagikan