GROBOGAN.NEWS Umum Pantura

Sebelum Wafat Terinfeksi Covid-19, Camat Tahunan Sosok yang Gigih untuk Sosialisasikan Pencegahan Penularan Virus Corona

JEPARA, GROBOGAN.NEWS-Gelombang penularan virus corona atau covid-19 di Kabupaten Jepara masih terasa menggema. Camat Tahunan, Kabupaten Jepara, Eko Kasiono, 57, meninggal dunia pada Senin (16/11).

Sebelum meninggal dunia, Eko dirawat setelah dua hari dirawat di RSUD Kartini akibat terinfeksi covid-19.  Jenazah langsung dimakamkan sesuai SOP covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan covid-19 Kabupaten Jepara Muh Ali menyampaikan, sosok Eko dikenal sangat gigih dalam penanganan covid-19 di Jepara.

Menurut dia, bahkan tidak segan langsung turun ke lapangan baik dalam gerakan sosialisasi, penanganan hingga melakukan kegiatan sosial.

“Kami sangat kehilangan dan berduka,” jelasnya, kemarin.

Baca Juga :  Sistem Pendataan Dampak Covid-19 Dimaksimalkan, Para Admin Desa Ikuti Pelatihan

Lebih lanjut, Ali menjelaskan, di lingkungan Kantor Kecamatan Tahunan juga sudah disemprot dengan cairan disinfektan. Menurut dia, Tim Satgas Penanganan COVID-19 sudah mengambil tindakan dengan melakukan tes usap tenggorokan terhadap 11 pegawai di Kantor Kecamatan Tahunan.

“Kami memperkirakan hasil tes usap tenggorokan tidak akan lama, sehingga bisa diketahui apakah di kantor itu juga ada pegawai yang terpapar virus corona atau tidak,” sambung dia.

“Jika ada pegawai yang terpapar covid-19, maka Kantor Kecamatan Tahunan akan ditutup sementara sambil menunggu hasil penelusuran kontak benar-benar bebas covid-19. Namun, ketika hasilnya negatif corona maka para pegawai bisa kembali beraktivitas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,”imbuh dia.

Baca Juga :  Pria Usia 62 Tahun di Pemalang Jadi Korban Keganasan Tawon Vespa, Diserang saat Mencari Rumput. Sempat Berteriak 'Ya Allah Ya Allah'

Sementara data dari Dinas Kesehatan Jepara, kasus covid-19 di daerah ini kembali naik, dari 2.261 orang, ada 74 orang yang masih dirawat di beberapa rumah sakit, 214 orang jalani isolasi mandiri dan 1.813 orang sembuh serta 164 orang meninggal.

“Ada penambahan kasus covid-19 cukup besar dalam dua hari ini, pada akhir pekan lalu secara keseluruhan masih 2.236 orang tapi sekarang kembali naik di angka 2.261 orang,” jelas Ali.

Ali juga menambahkan,  mengingatkan masyarakat di wilayah ini untuk tetap disiplin menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak aman serta menghindari kerumunan.

Baca Juga :  Fadia-Riswadi Segera Pimpin Kabupaten Pekalongan

“Masyarakat harus benar-benar mengedepankan kedisiplinan dan kepatuhan untuk mentaati protokol kesehatan,” sambung dia. Nor Ahmad