Polemik TPA Tanggan, Sragen, Pihak DLH Segera Perbaiki Pengelolaan Sampah dan Limbah Tinja

2707 sampah
Warga berada di antara dua gunungan sampah di TPA Tanggan yang sudah overload dan makin berdampak polusi bagi warga desa setempat, Selasa (27/7/2021) / Foto: Wardoyo
  • Bagikan

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Sesuai dengan aspirasi dari warga, akhirnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sragen bakal melakukan perbaikan pengelolaan sampah dan limbah tinja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanggan Gesi.

Sementara itu, mengenai ermintaan kompensasi, memang baru sekali diberikan dalam bentuk sembako kepada 300 warga sekitar TPA.

Demikian disampaikan oleh Kepala DLH Kabupaten Sragen, Samsuri, Selasa (27/7/2021). Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia mengatakan memang ada beberapa perwakilan Ketua RT di Tanggan yang menghadap DLH untuk menyampaikan aspirasi.

Baca Juga :  Habis Tabrak dan Lindas Pemotor Hingga Tewas di Sragen, Sopir Truk Malah Coba Kabur!

Menurutnya beberapa permintaan sudah dan akan disanggupi dalam tahun ini. Samsuri mengatakan untuk perbaikan pengelolaan limbah tinja, nantinya akan dilakukan revitalisasi dengan pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).

Instalasi itu ditargetkan bisa dibangun tahun ini dengan anggaran perubahan. Namun soal anggarannya, saat ini masih dalam pengajuan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Bupati.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Polsek Gondang Sragen Gelar Vaksinasi Covid-19 Gratis Dengan Kuota 1.200 Dosis

“Kemarin dari teman-teman RT sudah ke LH dan sudah kita sanggupi untuk tahun ini di APBD Perubahan. Nantinya kita lakukan revitalisasi dengan IPLT terus nanti juga ada pembangunan talud saluran tinja, kita buatkan sumur sama mesin penyedot lumpur tinja. Sudah kita usulkan ke Bupati dan TAPD,” paparnya.

Samsuri menguraikan pembangunan IPLT dan revitalisasi memang sangat mendesak. Pasalnya kondisi TPA Tanggan memang sudah overload dan perlu perbaikan.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Sragen Makin Berkurang. Hanya Tambah 10 Kasus dalam Sehari

Soal estimasi anggaran, ia belum bisa menyampaikan. Yang jelas, menurutnya usulan sudah diajukan ke TAPD dan Bupati.

Lebih lanjut, Samsuri menyampaikan secara bertahap Pemkab melalui DLH akan mengupayakan untuk memenuhi aspirasi warga.

Termasuk soal kompensasi, juga sudah diberikan dalam bentuk paket sembako meski baru satu kali. Terkait tuntutan warga agar ada kompensasi perbaikan gizi setiap bulan, nantinya akan dikaji lebih lanjut.

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan