images 1
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis / tempo.co

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 pada Desember mendatang, Kepolisian RI mengeluarkan 16 instruksi khusus untuk jajarannya.

Kapolri Jenderal Idham Azis kembali mengingatkan kepada seluruh anggota Kepolisian Republik Indonesia agar bersikap netral selama berlangsungnya Pilkada 2020.

Demi mendukung netralitas aparat kepolisian itulah, 16 instruksi khusus dikeluarkan untuk jajarannya.

Baca Juga :  Pendukung Jokowi di Jatim Dukung Ganjar, Relawan Puan Yakin Rekomendasi Tetap ke Puan

Dalam surat telegram bertanggal 20 November 2020 tersebut tertulis tujuan diterbitkannya instruksi tersebut yakni guna mencegah atau menghindari pelanggaran anggota Polri dalam penyelenggaraan pemilukada serentak.

“Kami mengingatkan kembali secara tegas agar memedomani perilaku netralitas,” demikian seperti dikutip dari surat telegram yang ditandatangani Kepala Divisi Propam Polri, Brigadir Jenderal Ferdy Sambo, Sabtu (20/11/2020).

Baca Juga :  Meski Sudah Diperketat, 4 Orang dari Malaysia Ini Lolos Masuk Indonesia Tanpa Tes PCR di Negara Asal

Melalui surat telegram itu, Kapolri menginstruksikan 16 larangan kepada anggota kepolisian, yakni melarang anggota polisi membantu mendeklarasikan bakal pasangan calon kepala daerah; melarang memberikan, mendistribusikan, dan meminta janji hadiah dan sumbangan dalam bentuk apapun.

Kemudian juga melarang anggota polisi menggunakan, memasang atau menyuruh orang lain untuk memasang atribut pemilu; melarang menghadiri dan menjadi pembicara pada kegiatan deklarasi atau rapat calon kepala daerah; serta melarang anggota kepolisian mempromosikan dan menyebarluaskan gambar bakal pasangan calon melalui media massa, media online atau media sosial.

Baca Juga :  Catat Cara dan Syaratnya! Program Kartu Prakerja Gelombang 21 Sudah Dibuka

Halaman:
‹‹   1   2   3   Baca Selanjutnya ›   ››   All