Gara-gara Suap Rp 515 Juta, Mantan Kades Trobayan Sragen Dituntut 2,5 Tahun

Mantan Kades Trobayan, Suparmi saat dikawal menuju mobil tahanan Kejaksaan Negeri Sragen / Wardoyo
  • Bagikan
Mantan Kades Trobayan, Suparmi saat dikawal menuju mobil tahanan Kejaksaan Negeri Sragen / Wardoyo

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Gara-gara minta sogokan dalam seleksi perangkat desa (Perdes) yahun 2018 lalu, Suparmi (50) dan suaminya Suyadi (52) dituntut 2 tahun 6 bulan atau 2,5 tahun penjara.

Suparmi adalah mantan Kades Trobayan, Kecamatan Kalijambe. Ia dan suaminya diduga terlibat dalam perkara dugaan korupsi bermodus pungutan liar (pungli) pada seleksi perangkat desa (Perdes) tahun 2018.

Baca Juga :  Kasus Mahasiswa Tewas saat Diklat Menwa, BEM UNS : Usut Sampai Tuntas dengan Keterbukaan

Keduanya yang meraup Rp 515 juta dari empat calon perangkat dengan modus minta sogokan saat seleksi Perdes, dituntut dalam sidang lanjutan yang digelar, Rabu (25/11/2020).

Sidang digelar secara daring atau online dipimpin Ketua Majelis Hakim PN Tipikor Semarang, Casmaya. Majelis hakim menyidangkan di PN Tipikor, kedua terdakwa di Lapas Sragen dan jaksa di Kejari Sragen.

Baca Juga :  Mangkir dari Cicilan Utang Rp 106 Juta, Juragan Laundry Asal Sragen Ini Dipolisikan

Kasi Pidsus Kejari Sragen, Agung Riyadi mengatakan sidang pembacaan tuntutan digelar setelah sempat ditunda pekan lalu.

“Tuntutannya dua tahun enam bulan. Dua- duanya dituntut sama. Ditambah denda Rp 100 juta subsider enam bulan,” papar Agung kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (26/11/2020).

Baca Juga :  Kecelakaan Bus Rela di Kalijambe, Sempat Terjadi Kemacetan Hingga 4 Kilometer

Agung menguraikan pertimbangan yang memberatkan kedua terdakwa tidak mengakui yang Rp 190 juta itu. Uang Rp 190 juta itu diterima dari salah satu calon yang kemudian terpilih jadi Sekdes.

  • Bagikan