MAGELANG, GROBOGAN.NEWS-Balai Konservasi Borobudur melakukan penutupan seluruh stupa Candi Borobudur menggunakan terpaulin. Penutupan ini sebagai langkah antisipatif dampak hujan abu vulkanik yang mungkin terjadi apabila Gunung Merapi erupsi. Stupa yang ditutup terdapat di lantai 8 sebanyak 32 stupa dan di lantai 9 ada 24 stupa.

Hingga kini, proses penutupan stupa Candi Borobudur di Kabupaten Magelang dengan terpaulin masih berlanjut. Stupa Candi Borobudur yang sudah ditutupi terpaulin berada di lantai 8 dan 9. Di lantai 8 ada 32 stupa, kemudian di lantai 9 ada 24 stupa candi. Dengan demikian berdasar pantauan, totalnya sebanyak 56 stupa Candi Borobudur yang sudah ditutupi dengan terpaulin.

Penutupan terpaulin juga dilakukan pada lantai di lorong 3, 4, 5 dan 6 dengan warna beragam. Lorong yang ditutupi ini pada saat siang hari memantulkan sinar di dinding candi dengan warna berbeda.

Alasan penutupan di lorong ini karena terdapat saluran air atau drainase. Dikhawatirkan jika abu masuk di saluran air, semakin sulit dibersihkan. Demikian di stupa candi itu, ada lubang-lubang yang jika abu masuk sulit dibersihkan.

Halaman:
1   2   All