Mengharukan, Suami Istri Ini Tewas Digasak KA di Perlintasan Jetak Sragen. Dimakamkan Seliang, 3 Anaknya Merana

Seorang Nenek Berusia 70 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Teras Rumah. Istimewa
  • Bagikan

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Perlintasan tanpa palang pintu di Dukuh Bedowo, Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Senin (11/10/2021) kembali makan korban.

Sepasang suami isteri penjual soto meregang nyawa dan meninggalkan tiga orang anak, lantaran tersambar kereta api.

Yang mengharukan, keduanya dimakamkan satu liang lahat pada Selasa (12/10/2021), hingga menguras air mata pelayat.

Puluhan petakziah turut mengantar jenazah Hadi Mulyono (60) warga Dukuh Dayu RT 28/8, Desa Jurangjero, Karangmalang, Sragen dan sang istri Sukinem (58) ke peristirahatan terakhirnya.

Baca Juga :  Jadi Fotografer Keliling di Tawangmangu, Kisah Gadis Cantik Asal Boyolali Ini Mendadak Viral

“Dimakamkan jam 11.00 WIB. Dimakamkan satu liang lahat di pemakaman umum dukuh setempat,” papar tetangga sekaligus salah satu kerabat almarhum, Endro, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (12/10/2021).

Pasutri itu meninggalkan tiga orang anak. Tak hanya keluarga, kepergian keduanya yang tragis juga menyisakan haru di kalangan warga dan tetangga dekat.

Jenazah diantar ke rumah duka dengan mobil ambulans PDIP. Sementara salah satu perwakilan kerabat menyampaikan sangat berduka atas kepergian Pak Hadi dan Bu Sukinem.

Mereka berharap insiden yang merenggut nyawa Pak Hadi-Sukinem yang terakhir kali di perlintasan Bedowo.

Baca Juga :  Gojekan di Atas Motor Akhirnya Nggloyor, Sepeda Motor Ini Nggasak Avanza. 2 Orang Luka Parah, Sorang Luka Ringan

Pemerintah atau dinas terkait diminta segera bertindak membuatkan palang pintu permanen dan berpetugas untuk menekan potensi kecelakaan.

“Ceritanya kemarin itu mau pulang dari jualan soto di Masaran. Biasanya magrib sudah sampai rumah, kok belum. Ternyata pas menyeberang di perlintasan Bedowo, mobilnya tertabrak kereta api dan terseret. Almarhum dan istri meninggal dunia,” urai Endro.

Kasat Lantas Polres Sragen AKP Ilham Syafriantoro Sakti mengungkapkan kecelakaan tragis itu terjadi sekitar pukul 18.55 WIB.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Sragen. Seorang Pengendara Motor Berstatus Mahasiswa Tewas setelah Bertabrakan dengan Mobil Pikap

Bermula ketika KA Gajayana melaju dari arah Sragen. Saat bersamaan korban yang mengemudi mobil Panther AD 9201 JF melaju dari arah barat atau jalan raya menuju ke Jurangjero Karangmalang.

“Saat kejadian ada kereta api (KA) Gajayana melaju dari arah timur, sementara mobil minibus melintas dari barat. Lalu mobil tertabrak kereta,” paparnya di lokasi kejadian, Senin (11/10/2021) malam.

Kasat menyampaikan masinis sebenarnya sempat membunyikan klakson dan tanda akan melintas. Namun rupanya peringatan itu tidak dihiraukan.

  • Bagikan