Kasus Pinjaman Online Bikin Resah Warga, Kapolri Minta Jajarannya Bertindak Tegas Terhadap Pelaku

ilustrasi pinjaman online / tempo.co
  • Bagikan

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS – Praktik pinjaman online (Pinjol) terbukti telah memunculkan kesengsaraan pada masyarakat, karena praktiknya justru menjebak konsumen.

Kasus Pinjol, belakangan mendapat prioritas perhatian dari Polri.

Terkait dengan kasus tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajaran untuk menindak penyelenggara pinjaman online ilegal. Pasalnya, pinjol dinilai merugikan masyarakat.

Baca Juga :  5 Tradisi Unik di Nusantara yang Kental dengan Maulid Nabi

Hal itu menyusul banyaknya kasus pinjaman online yang praktiknya merugikan masyarakat. Bahkan tak sedikit yang resah sampai akhirnya bunuh diri.

“Kejahatan Pinjol Ilegal sangat merugikan masyarakat sehingga diperlukan langkah penanganan khusus. Lakukan upaya pemberantasan dengan strategi Pre-emtif, Preventif maupun Represif,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dilansir Humas Polri, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga :  Kisah Menyedihkan, Sutrisno Perantau Asal Jateng Tewas Hangus Terbakar di Kos-Kosan. Mayatnya Sambil Peluk Kado Ulang Tahun Anaknya

Kapolri mengatakan perintah itu merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo.

Menurut Kapolri, pinjol memanfaatkan situasi perekonomian masyarakat yang tengah terdampak akibat pandemi. Pinjol kerap memberikan tawaran sehingga membuat masyarakat tergiur jasa pinjol.

Baca Juga :  Perilaku Jorok Akibat Birahi yang Membara, Kakek Berusia 71 Tahun Tega Lakukan Pelecehan Seksual pada Anak Berusia 6 Tahun

“Harus segera dilakukan penanganan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat,” tutur Kapolri.

  • Bagikan