Inilah Makna Penting saat Wagub Jateng Gus Yasin Maimoen Berikan Pecinya ke Seorang Santri di Kendal. Kumandangkan Semangat Belajar Para Santri

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat memberikan peci yang dikenakannya kepada salah seorang santri di Ponpes Tahaffudhul Qur'an Miftahul Huda, Kaliwungu, Kendal. Ist
  • Bagikan

KENDAL, GROBOGAN.NEWS-Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, kembali mengumandangkan semangat kepada para santri agar serius dan tekun belajar Qur’an selama di pondok pesantren.

Ada hal yang menarik saat Gus Yasin Maimoen mengunjungi Ponpes Tahaffudhul Qur’an Miftahul Huda, Kaliwungu, Kendal.

Baca Juga :  Empat Kali Berturut-Turut, Pemprov Jateng Terima Anugerah Parahita Ekapraya

Untuk memberikan semangat para santri, Gus Yasin memberikan peci miliknya kepada Muhammad Rafi Abdillah Thauza, salah satu santri di ponpes tersebut

Kepada Rafi, Taj Yasin bertanya apakah sudah menghafal Qur’an atau baru binnadhor (metode membaca). Rafi menjawab jika dirinya sudah selesai binnadhor. Kemudian, Taj Yasin kembali menanyakan apakah Rafi sudah mencicil hafalan Qur’an.

Baca Juga :  Satpol PP Kota Semarang Bongkar 34 Bangunan Liar di Simongan

“Lagi binnadhor udah, kok cepat? Wes ngapalno (Quran) durung? Wes nyelengi? Nyelengi pinten? (Sudah menghafalkan belum? Sudah nyicil? Nyicil berapa?),” Tanya Taj Yasin, usai memberikan sambutan pada acara Khotmil Quran Ke-31 dan Haul ke-44 KH. Ahmad Badawi Abdurrosyid di Ponpes Tahaffudhul Qur’an Miftahul Huda, Kaliwungu, Sabtu (02/09/2021) lalu.

Baca Juga :  Empat Kali Berturut-Turut, Pemprov Jateng Terima Anugerah Parahita Ekapraya

Rafi menjawab kalau dirinya baru mencicil satu juz Quran. Kemudian disambung pertanyaan oleh Taj Yasin, mengenai target Rafi bisa segera khatam menghafal Quran.

  • Bagikan