Diduga Selewengkan Dana Desa Sebesar Rp148 Juta untuk Kepentingan Pribadi, Seorang Oknum Kades di Kendal Ditahan Aparat Kepolisian

Ilustrasi korupsi / tempo.co
  • Bagikan

KENDAL, GROBOGAN.NEWS-Kabar tidak sedap berhembus di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal. Salah seorang oknum Kepala Desa (Kades) ditahan jajaran kepolisian setempat setelah tersangkut dugaan kasus penyelewengan dana desa.

Oknum kades yang ditahan bernama  setelah  Jiman Kades Tambahsari, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

Jiman diduga telah menyelewengkan dana desa sebesar Rp148 juta untuk kepentingannya sendiri.

Baca Juga :  Empat Kali Berturut-Turut, Pemprov Jateng Terima Anugerah Parahita Ekapraya

Kini, Jiman menjalani pemeriksaan petugas Satreskrim Polres Kendal guna proses hukum lebih lanjut.

Penahanan terhadap Jiman pun sempat membuat gempar masyarakat Kendal, khususnya Kecamatan Limbangan.

Data yang berhasil dihimpun, peristiwa tiga tahun lalu itu baru terungkap setelah kepolisian melakukan penyelidikan intensif atas laporan masyarakat.

Baca Juga :  Satpol PP Kota Semarang Bongkar 34 Bangunan Liar di Simongan

Ketua Paguyuban Kepala Desa (Kades) Bahurekso Kendal, Abdul Malik angkat bicara terkait persoalan yang menimpa anggotanya. Ia mengungkapkan, kabar tersebut telah didengarnya sejak, Jumat (8/10/2021) malam.

Akan tetapi, ia sendiri belum mengetahui pasti kasus pidana apa yang kini menjerat Jiman.

Baca Juga :  Satpol PP Kota Semarang Bongkar 34 Bangunan Liar di Simongan

“Kasusnya apa, (saya) belum tahu. Cuma, semalam (Jumat malam,red) saya sudah kontak Ketua Paguyuban kecamatan Limbangan,” terang dia Minggu (10/10/2021).

“Setelah saya tanyakan, katanya terkait masalah pembangunan gedung serba guna tiga tahun silam. Itu informasinya, detailnya saya tidak tahu,” terangnya lebih lanjut.

  • Bagikan