Sudah Tahu Motor Curiannya Mogok, Warga Sragen Ini Malah Nekat Mendorongnya Hingga 10 Km! Tak Tahunya Malah Ketangkep Polisi

2012 pencurian motor
Ilustrasi pencurian motor / tribunnews
  • Bagikan

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Aksi duo pencuri sepeda motor di Sragen ini tidak tanggung-tanggung. Bukan soal nilai curiannya, tapi aksinya yang terbilang unik.

Bagaimana tidak, sudah tahu motor yang dicurinya mogok tak bisa dihidupkan, tidak ditinggal saja. Tapi didorong dari TKP di Gemolong hingga sejauh 10 kilometer.

Ujung-ujungnya, aksinya ketahuan dan diringkus polisi.

Baca Juga :  Digasak Truk di Jalan Solo-Sragen, 2 Pemotor Dikabarkan Tewas Mengenaskan

Pencurian motor itu dilakukan oleh pria asal Dukuh Karangturi, RT 2, Desa Padas, Tanon, Sragen, Widodo Saputro (26) yang berkomplot dengan tetangganya, Andi Setyawan alias AS (30).

Di hadapan polisi, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang las itu mengaku nekat mencuri motor di Gemolong, Sragen karena alasan ekonomi.

Baca Juga :  Tak Kuat Nanjak, Truk Tronton Penuh Semen Ngglondor dan Menimpa Panther di Mondokan, Sragen

“Motornya dijual untuk kebutuhan keluarga dan jajan sehari-hari Pak,” kata Widodo saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Sragen, Sabtu (11/8/2021).

Menariknya, aksi nekat duet Widodo dan Andi itu tidak hanya dilakukan dengan mencuri motor di tepi jalan.

Saking niatnya, mereka nekat mendorong motor yang dicuri hampir 10 kilometer. Sebab motor Yamaha Mio yang dicuri di daerah Gemolong jtu ternyata mogok dan tak bisa dihidupkan.

Baca Juga :  Habis Tabrak dan Lindas Pemotor Hingga Tewas di Sragen, Sopir Truk Malah Coba Kabur!

Karena sudah kepalang basah, keduanya akhirnya memutuskan tetap mendorong motor sampai ke areal persawahan di desa mereka. Padahal jarak Gemolong sampai Padas Tanon sekitar 10 kilometer.

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan