Pria Asal Sragen Ini Mencangkul Mobil Tetangga, Lalu Membakarnya Hingga Ludes Tinggal Kerangka. Ternyata Ini Sebabnya

  • Bagikan

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS – Pria warga Sragen ini sungguh nekat. Lantaran jengkel pada tetangganya yang selalu memarkir mobilnya di depan rumah, dia marah dan mencangkul mobil tersebut, menuang spiritus dan membakarnya hingga ludes tinggal kerangka.

Sontak saja, insiden itu membuat warga Kampung Kauman, RT 26/8, Kelurahan Sragen Wetan, Sragen heboh.

Pelaku pembakaran, Ahmad Naryanto alias Nanto (52), akhirnya sudah dibekuk polisi dan terancam maksimal 12 tahun penjara.

Dalam aksinya, pelaku nekat membakar mobil tetangganya sendiri, Khumaidi (60) warga Kampung Kauman RT 28 / 08, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen.

Baca Juga :  Untuk Keenam Kalinya Sragen Raih WTP, Dapat Bonus DID Rp 14 M

Mobil jenis Colt T 120 SS milik pensiunan PNS dan jemaah masjid Kauman itu dibakar saat diparkir di halaman masjid Kauman.

Modusnya sangat sepele. Tersangka mengaku jengkel karena mobil korban selalu diparkir menutupi akses keluar rumah tersangka.

Aksi pembakaran mobil itu terungkap setelah dilakukan konferensi pers di Mapolres Sragen, Senin (27/9/2021). Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Yuswanto Ardi.

Kapolres mengatakan aksi pembakaran itu terjadi pada Sabtu (25/9/2021) dinihari sekira pukul 03.30 WIB. Korban yang tinggal dekat dengan masjid, selama ini juga dikenal sebagai muazin di masjid Kauman.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Sragen. Seorang Pengendara Motor Berstatus Mahasiswa Tewas setelah Bertabrakan dengan Mobil Pikap

Bermula ketika korban hendak adzan subuh, ia kaget melihat kondisi mobil miliknya sudah ludes terbakar di halaman masjid Kauman.

Mobil warna abu-abu itu sempat terbakar hebat dan ludes tinggal kerangka. Insiden itu sempat membuat warga ketakutan dan jemaah yang hendak salat subuh, ketakutan.

Aksi pembakaran terungkap saat digelar konferensi pers di Mapolres, Senin (27/9/2021) pagi. Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Yuswanto Ardi.

“Aksi pembakaran mobil di halaman masjid Kauman ini dilakukan oleh tersangka AN secara sadar. Motifnya karena alasan pribadi dan tidak ada pihak manapun atau siapapun yang memerintah,” papar Kapolres kepada wartawan.

Baca Juga :  Masyarakat Sukoharjo Harap Bersabar Ya, Tunggu Turun Satu Level Lagi Car Free Day Bisa Digelar

kapolres menegaskan bahwa insiden pembakaran itu tidak terkait peristiwa di daerah lain di manapun dan kapan pun.

Menurutnya, aksi tersangka Ahmad murni tunggal yang dilakukan atas pribadi yang bersangkutan.

Pemicunya, tersangka merasa sakit hati karena mobil pensiunan PNS tetangganya itu selalu di parkir menghalangi rumahnya.

“Jadi mobil korban ini diparkir selalu menghalangi rumah tersangka,” ujar Kapolres.

  • Bagikan