Hapus Citra Negatif Desa Gondang, Sragen, Lokalisasi Mbah Gajah Bakal Disulap Jadi Pasar Rakyat

0709 PSK
Perempuan PSK asal Ngawi tampak berusaha menyembunyikan wajahnya saat hendak diamankan oleh polisi dari lokalisasi Mbah Gajah, Gondang, Selasa (9/1/2018) / Foto: JSNews
  • Bagikan

SRAGEN, GROBOGAN.NEWS Untuk mengubah citra negatif Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Sragen, Pemdes setempat berencana mengubah lokasi Mbah Gajah, yang selama ini dikenal sebagai lokalisasi terselubung, menjadi pasar rakyat.

Wacana itu diungkapkan oleh Kades Gondang, Warsito saat menghadiri serap aspirasi anggota DPRD Provinsi Jateng, Untung Wibowo Sukowati.

Menurut Warsito, selain mengubah citra negatif, pembangunan pasar rakyat tersebut juga sekaligus untuk memaksimalkan potensi desa.

Baca Juga :  Habis Tabrak dan Lindas Pemotor Hingga Tewas di Sragen, Sopir Truk Malah Coba Kabur!

“Gondang itu sebenarnya ada lahan strategis Mbah Gajah. Nah, wacana Pemdes mau dijadikan pasar desa atau pasar rakyat. Mohon nanti bisa dibantu dari Mas Bowo,” paparnya.

Warsito menguraikan kehadiran Pasar rakyat itu digagas untuk merubah wajah Mbah Gajah yang selama ini banyak diasumsikan sebagai lokasi lokalisasi terselubung.

Baca Juga :  Petani di Sragen Dapat Tawaran Kerja Sama Kemitraan dengan Konsep Pertanian Modern

Selain menambah pendapatan desa, juga diharapkan menghilangkan stigma negatif dan membersihkan dari segala aktivitas PSK di kompleks Mbah Gajah.

“Pekerja PSK masih ada meski satu dua dan terselubung. Harapan kami kalau dijadikan pasar rakyat dengan sendirinya bisa bergeser ke yang lainnya dan tidak jadi ikon negatif lagi. Itu juga upaya untuk pemulihan dan pemberdayaan ekonomi desa,” jelasnya.

Baca Juga :  Menggembirakan, Kasus Covid-19 di Sragen Hanya Tambah 6 Orang Saja

Anggota DPRD Provinsi Jateng asal Sragen, Untung Wibowo Sukowati saat mendengarkan aspirasi kades-kades dalam agenda serap aspirasi di Kecamatan Gondang, Selasa (24/8/2021). Foto/Wardoyo

Warsito menambahkan jika mengandalkan dana desa, Pemdes kesulitan untuk membangun karena keterbatasan anggaran.

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan