Didakwa Terima Suap Rp 11 M, Mantan Kapolsek Gemolong Sragen Jadi Tersangka

0110 suap1
Ilustrasi suap
  • Bagikan

JAKARTA, GROBOGAN.NEWS Mantan Kapolsek di Gemolong Sragen tahun 2016-2017 yang kini mantan penyidik KPK, AKP Stephanus Robin Pattuju  kini terdakwa kasus suap senilai Rp 11 M.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sendiri telah resmi melimpahkan berkas perkara mantan penyidiknya itu ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Digasak Truk di Jalan Solo-Sragen, 2 Pemotor Dikabarkan Tewas Mengenaskan

Dalam petikan dakwaan KPK yang diunggah di situs SIPP PN Jakarta Pusat, terungkap aliran duit kepada mantan penyidik KPK ini berasal dari 5 orang pejabat berpangkat kepala daerah.

Semuanya juga dijerat dengan pasal korupsi dan sudah menjalani hukuman. Salah satunya Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Polsek Gondang Sragen Gelar Vaksinasi Covid-19 Gratis Dengan Kuota 1.200 Dosis

Dalam petikan dakwaan itu, Robin disebut menerima uang suap sebesar Rp 11,025 miliar.

“Menerima hadiah atau janji berupa uang dengan jumlah keseluruhan Rp 11.025.077.000,” seperti dikutip pada Jumat (3/9/2021).

Uang tersebut diduga berasal dari Walikota Tanjungbalai nonaktif M. Syahrial sebanyak Rp 1,695 miliar.

Baca Juga :  Kasus Positif Covid-19 Menurun, Pemkab Sragen Tak Buru-buru Buka Objek Wisata

Syahrial telah didakwa memberikan uang ke Robin untuk mengakali proses penyelidikan kasus yang menyeret namanya.

Halaman:
1   2   Show All

  • Bagikan